Berita Kalteng

Pembangunan Rel Kereta Api Kalteng Berlanjut, Saat Ini Masih Proses Administrasi

Pembangunan Rel Kereta Api Kalteng Berlanjut, Saat Ini Masih Proses Administrasi

Pembangunan Rel Kereta Api Kalteng Berlanjut, Saat Ini Masih Proses Administrasi
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Kepala Dinas Perhubungan Kalteng, Ati Mulyati. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memproses pengerjaan rel kereta api yang jadi program nasional dari Purukcahu, Batanjung melalui Bangkuang.

Saat ini masih terus di proses dalam tahap perpanjangan perizinan. Pembangunan rel kereta api yang menghubungkan antara Purukcahu hingga batanjung tersebut rencanannya akan dijadikan sebagai transportasi untuk pengangkutan hasil bumi.

Terutama batubara yang ada di purukcahu dengan pengapalan di Pelabuhan Batanjung, Kapuas.

Bukan hanya itu, pembangunan rel kereta api yang menghubungkan antara Kabupaten Katingan hingga Gunungmas.

Saat ini juga masih dalam proses untuk dilanjutkan pembangunannya, namun masih dalam tahap perpanjangan administrasi perizinan.

Baca: Dana Kelurahan Bakal Cair, BKD Banjarmasin Khawatirkan Kurangnya SDM, Kenapa?

Baca: Perjanjian Ranty Maria dan Ammar Zoni yang Akan Nikahi Irish Bella Terungkap, Sudah Dilanggar?

Baca: Teuku Wisnu Beberkan Sosok Prabowo di Belakang Layar Saat Raffi Ahmad Pilih Jokowi

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Ati Mulyati, Jumat (19/4/2019) mengatakan, pada prinsipnya Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, setuju saja melanjutkan pembangunan program rel kereta api tersebut.

Tetapi untuk melanjutkan harus diurus perizinanya ke Menteri Perhubungan.

"Kami masih terus melakukaan koordinasi dengan kenterian perhubungan untuk melanjutkan pembangunan rel kereta api tersebut, karena masih ada yang dilakukan pengkajian ulang dan perpanjangan izin pembagunannya,” ucap Ati.

"Ada beberapa perizinan yang harus diperpanjang tentu melalui koordinasi dengan kementerian perhubungan, semisal izin trase hanya diberikan waktu selama dua tahun , ketika habis harus diperpanjang lagi, termasuk beberapa izin lainnya, semua kami urus izinnya," ujarnya.

Dia juga mengatakan, untuk memfungsikan Pelabuhan Batanjung Kapuas, pihaknya juga akan mengusulkan melakukan pengerukan alur sungai yang dangkal agar kapal bisa masuk hingga ke pelabuhan."Pengerukan juga masih dalam proses," ujarnya lagi. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved