Berita Kalteng

Tempat Rehabilitasi Pencandu Narkoba Kalteng Belum Standar, BNN Imbau ini

Sebagian daerah di Provinsi Kalimantan Tengah, tercatat sebagai daerah yang masuk zona merah peredaran narkoba terutama di Sampit, Kotawaringin Timur

Tempat Rehabilitasi Pencandu Narkoba Kalteng Belum Standar, BNN Imbau ini
faturahman
Kepala BNN Kota Palangkaraya, Muhammad Soedja'i. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sebagian daerah di Provinsi Kalimantan Tengah, tercatat sebagai daerah yang masuk zona merah peredaran narkoba terutama di Sampit, Kotawaringin Timur dan Pangkalanbun Kotawaringin Barat dan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Namun sayangnya, meski masuk zona merah peredaran barkoba, tempat rehabilitasi para pencandu narkoba di Kalteng ternyata belum standar, para pencandu narkoba yang terbilang parah selama ini direhabilitasi di Pusat Rehabilitasi di Lido, Jawa Barat.

Diperkirakan masih banyak pencandu narkoba yang belum direhabilitasi, diharapkan para pencandu tersebut bisa datang dengan rela untuk ikut program rehabilitasi melalui BNN Kalteng.

Baca: Amalan Malam Nisfu Syaban 2019 Bagi Wanita Haid, Masih Bisa Lakukan Ibadah

Baca: Pengorbanan Nagita Slavina demi Mirip Jennie BLACKPINK, Adik Raffi Ahmad Malah Menyebutnya Ini

Baca: Preview Film Avengers: Endgame Jelang Pemutaran Perdana 24 April 2019

Baca: Pertikaian Dewi Perssik dan Rosa Meldianti Berakhir Damai? Istri Angga Wijaya Beri Sinyal Ini

Kepala BNN Kota Palangkaraya, Muhammad Soedja'i, Jumat (19/4/2019) mengimbau para pencandu dengan senang hati datang ke BNN untuk rehabilitasi, agar bisa sembuh dari ketergantungan narkoba.

"Kami punya lima tempat rehabilitasi narkoba di Kalteng, saat ini kami lebih banyak mengimbau kepada masyarakat agar datang ke BNN, jika pencandu ada yang parah akan kami usulkan ke Lido Jawa Barat untuk direhab," ujarnya.

Soedja'i, tidak menyangkal jika lima tempat rehabilitasi di Kalteng memang belum standar melakukan rehabilitasi pencandu, tetapi pihaknya juga bekerjasama dengan Lido.

"Kami imbau pencandu untuk datang dan direhab," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved