Berita Kalteng

Dewan Usulkan Pengadaan Kapal Penangkap Cumi-cumi dan Minta Pemrov Latih Nelayan Kalteng

Banyak keluhan nelayan seruyan dan Kotim kepadanya terkait maraknya nelayan dari Pulau Jawa yang mengambil cumi-cumi di perairan Kalteng.

Dewan Usulkan Pengadaan Kapal Penangkap Cumi-cumi dan Minta Pemrov Latih Nelayan Kalteng
Tribun Kalteng/Fathurahman
Laut di kawasan Pantai Ujung Pandaran Kotim, Kalteng ini banyak terdapat hewan laut berupa cumi dan ikan. 

BANJARMASIBPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Maraknya penangkapan cumi-cumi oleh nelayan dari Pulau Jawa, Khususnya Jawa Tengah di perairan laut Pantai Ujung Pandaran (Kotim) , Kuala Pembuang (Seruyan) hingga Perairan Kumai (Kobar) mendapat perhatian kalangan DPRD Kalteng.

Informasi terhimpun, hingga, Sabtu (20/4/2019) malam masih banyak nelayan asal Pulau Jawa yang melakukan penangkapan cumi-cumi di perairan laut Kalteng dengan bebasnya, sedangkan nelayan lokal hanya bisa menyaksikannya dati jauh, karena tisak punya alat dan keahlian.

Anggota Dewan daerah pemilihan Kotim dan Seruyan , Kalteng, Totok, mengakui, memang banyak keluhan nelayan Seruyan dan Kotim kepadanya terkait maraknya nelayan dari Pulau Jawa yang mengambil cumi-cumi di perairan Kalteng tersebut.

Bahkan Totok, yang warga Kuala Pembuang ini, memperkirakan, ada ratusan kapal nelayan asal jawa yang setiap malam melakukan penangkapan cumi di perairan laut Kalimantan Tengah tersebut, sedangkan nelayan Kalteng tidak punya kapal penangkap cumi khusus dan belum punya keahlian dalam menangkap hewan tersebut.

Baca: Nelayan Jawa Sedot Cumi-cumi di Perairan Kalteng, Pemprov Kalteng Buat Perjanjian Kerjasama

Sebab itu, Totok mengatakan, pihaknya sudah mengajukan usulan agar ada kapal penangkap cumi khusus ke Pemprov Kalteng maupun Pemkab setempat , untuk nelayan Kalteng, agar juga bisa menangkap cumi.

"Nelayan Kalteng harusnya diajari atau belajar dari Nelayan Jateng tentang cara menangkap cumi tersebut.

"Jika nelayan kita bisa menangkap cumi tentu, akan banyak pendapatan asli daerah yang bisa digali, dan penghasilan nelayan Kalteng akan semakin banyak lagi, karena harga cumi-cumi sekarang lumayan mahal dan peminatnya juga cukup banyak, ini harus jadi perhatian instansi terkait," ujarnya.(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved