Berita Banjarmasin

Menikmati Roti Buaya Unik Bikinan Relawan KGE, Berjualan Sambil Siaga Kebakaran

Berlokasi di Jalan H Tjok Mentaya Kelurahan Mawar Kecamatan Banjarmasin Tengah, jejeran roti buaya menghiasi kaca etalase KGE Bakery.

Menikmati Roti Buaya Unik Bikinan Relawan KGE, Berjualan Sambil Siaga Kebakaran
capture/BPost Edisi cetak
Roti Buaya KGE Bakery 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mendengar nama roti buaya, mungkin yang muncul di benak kita adalah salah satu makanan khas Betawi. Namun roti buaya ini bukanlah roti yang biasanya ditampilkan saat pernikahan tersebut. Selain itu untuk mendapatkannya tidak perlu ke Jakarta. Di Banjarmasin pun ada.

Berlokasi di Jalan H Djok Mentaya Kelurahan Mawar Kecamatan Banjarmasin Tengah, jejeran roti buaya menghiasi kaca etalase KGE Bakery. Roti dibungkus rapi menggunakan plastik transparan sehingga bentuknya yang unik memikat pemandangnya.

Harganya pun cukup murah. Untuk satu roti dengan panjang sekitar 20 sentimeter dan berisikan cokelat hanya Rp 10 ribu.

Tidak hanya roti buaya, tampak pula kue lain seperti brownies dan roti boy.

Namun tahukah kalian, ternyata di balik kemolekan dan keempukan roti-roti tersebut ada tangan-tangan terampil relawan. Pembuat dan penjualnya adalah anggota Komunitas Gabungan Emergency (KGE) Kalimantan Selatan. Makanya usaha tersebut disebut KGE Bakery.

Baca: Geger Ketua KPPS di Malang Coba Bunuh Diri Pakai Golok, Gara-gara Stres Perhitungan Suara?

Berkecimpung di kegiatan sosial seperti pemadaman kebakaran serta evakuasi korban kecelakaan, rupanya tak membuat kreativitas anggota KGE Kalsel mati. Mereka justru melahirkan sebuah kreativitas yang cukup menginspirasi yakni berbisnis roti.

Menariknya lagi, hasil dari keuntungan penjualan roti tidak serta merta masuk kantong pribadi. Sebagian digunakan untuk operasional kemanusiaan KGE Kalsel. Dengan demikian mereka tidak perlu sibuk mencari sumbangan.

“Kalau modal sih sudah pasti disisihkan terlebih dahulu. Kemudian sisanya selain dibagikan ke pekerja, juga untuk operasional KGE Kalsel,” kata ketuanya, Agus Salim.

Dia berharap dengan cara tersebut KGE Kalsel menjadi relawan swasta yang mandiri namun tetap menebarkan kebaikan kepada masyarakat.

Agus menceritakan inisiatif membuka usaha roti merupakan usulan seorang anggota. “Kebetulan anggota waktu itu ada yang memiliki kebisaan membuat roti. Dari potensi itulah kemudian kami putuskan memproduksi dan membuat usaha roti pada 2018 sampai sekarang,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Bola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved