Berita Tanahlaut

Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Minta Pembenahan Stok Obat di Puskesmas, Dikeluhkan Pasien

Pasien mengeluhkan obat yang terkadang tidak tersedia di puskesmas sehingga pasien harus mencari obat ke pusat kota di Pelaihari.

Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Minta Pembenahan Stok Obat di Puskesmas, Dikeluhkan Pasien
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman saat meninjau ketersediaan obat di puskesmas Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keluhan obat nenjadi salah satu yang paling sering dikeluhkan pasien di Puskesmas di Kabupaten Tanahlaut. Keluhan obat juga sempat dikeluhkan pasien Puskesmas Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan kepada banjarmasinpost.co.id.

Pasien mengeluhkan obat yang terkadang tak tersedia di puskesmas sehingga pasien harus mencari obat ke pusat kota di Pelaihari.

Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman membenarkan mengenai masih tak lengkapnya obat-obatan di puskesmas di sejumlah Kecamatan di Tanahlaut.

Menurut Abdi memang masih banyak temuan minim obat-obatan di puskesmas di Tanahlaut. Akibatnya pasien harus mencari obat ke Pelaihari.

Baca: Disdik HST Pastikan Seluruh Server UNBK SMP Terkoneksi

Baca: Siswa di Tabalong Tempuh Puluhan Kilometer Ikuti UNBK,  Terpaksa Menginap di Sekolah

Padahal seharusnya menurutnya obat-obatan tersedia lengkap di puskesmas sehingga tak menyulitkan pasien.

"Sudah kita minta Dinas Kesehatan agar membenahi setok obat agar jangan lagi pasien sulit mencari obat," terangnya.

Setidaknya ujarnya Minggu (21/4/2019) puskesmas atau dinas kesehatan bisa mendata dan mengevaluasi obat-obatan yang paling banyak diperlukan di puskesmas dan menambah setok obat.

"Jangan sampai saat diperlukan malah tidak ada obatnya," ujarnya.

Ia juga meminta pembenahan ketersediaan obat-obatan bisa segera dibenahi Dinas Kesehatan dalam waktu tiga bulan untuk puskesmas dan enam bulan untuk rumah sakit.

Sementara Plt Kadinkes Tanahlaut, Nina Sandra mengatakan memang pihaknya mendapatkan perintahkan agar dilakukan pembenahan dalam ketersediaan obat-obatan di fasilitas kesehatan di Tanahlaut. Hal itu terangnya akan segera dilakukan dengan melakukan evaluasi obat-obatan yang banyak diperlukan.

Baca: Kadisdik Sebut UNBK SMP di Tapin Siap 100 Persen

Baca: Sambut Hari Konsumen dan Hari Kartini, Ini yang dilakukan Bandara Syamsudin Noor

Selain itu ujarnya pihaknya juga sudah melakukan pembenahan di tenaga Dinas Kesehatan sendiri agar dapat optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Iya pembenahan itu sudah mulai kita lakukan dengan pembenahan SDM, selanjutkan juga pembenahan ketersediaan obat-obatan di puskesmas," terangnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved