B Focus Urban Life

Perusahaan atau Badan Usaha Wajib Memiliki Izin Genset, ini Kategori Perizinannya

Setiap badan usaha atau perusahaan yang mempunyai geset kelistrikan diwajibkan melengkapi dengan perizinannya.

Perusahaan atau Badan Usaha Wajib Memiliki Izin Genset, ini Kategori Perizinannya
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (22/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setiap badan usaha atau perusahaan yang mempunyai geset kelistrikan diwajibkan melengkapi dengan perizinannya.

Sebelumnya kewenangan sesuai UU No.23 tentang Pemerintah Daerah izin Geset berada di kabupaten/kota, kini perizinan itu dialihkan sesuai kewenangan di provinsi.

Di Pemprov Kalsel, untuk izinnya melalui mekanisme di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel.

Dikonfirmasi soal izin genset ini, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kalsel, Nafarin melalui Kabid Perizinan Usaha Produksi, Miftahul Chair, menjelaskan bahwa izin genset itu sesuai UU No.30 tahun 2019 tentang ketenagalistrikan, PP 14/2012 tentang kegiatan usaha penyediaan tenaga listrik, dan Permen ESDM No.35/2013 tentang tata cara perizinan usaha ketenagalistrikan.

Baca: Aurel Dikasihani Tukang Parkir Karena Hal Ini, Putri Krisdayanti dan Anang Hermansyah Lakukan Ini

Baca: Kabar Duka dari Ustadz Yusuf Mansur Ditinggal Sosok Penting Ini, Ustadz Arifin Ilham Juga Terlihat

Baca: Maia Estianty Diminta Sabar Hadapi Irwan Mussry oleh Guru Spiritualnya, Sebut Prahara Rumah Tangga

Baca: Keanehan Syahrini & Reino Barack Saat Berpelukan di Jet Pribadi, Teman Luna Maya Harus Lakukan Ini

"Semua genset wajib berizin, jika gensetnya lebih dari 200 kVA maka izin menggunakan Izin Operasi, sedangkan untuk kapasitas 25-200 kVA maka diwajibkan melakukan pengurusan Surat Keterangan Terdaftar, sedangkan yang tak sampai 25 kVA berupa Laporan," kata Miftahul Chair.

Selama pelimpahan ke Pemprov ini, perusahaan yang ada sudah menjalankannya dengan baik.

“Dan kami memberikan ucapan terima kasih atas kesadaran masyarakat untuk mengurus perizinan genset ke DMPTSP,” ujar Miftahul Chair.

"Tapi yang belum, dimohonkan untuk urus segera. Jika tidak, ada sanksi sesuai dengan aturan yang ada," imbuhnya.

Sebagai gambaran, Chair memaparkan sejak bulan Januari 2019 sampai Maret 2019, DPMPTSP sudah menerbitkan 22 Izin Operasi dan dan 10 Surat Keterangan Terdaftar.

"Sedangkan permohonan yang masuk dari Januari 2019 sampai Maret 2019 sudah 44 pemohon," ungkap Miftahul Chair.

Disebutkannya, untuk proses izin memang melibatkan Dinas ESDM Kalsel, sebagai pertimbangan teknis.

"Nanti yang melakukan pertimbangan teknis di ESDM, termasuk yang mencek sudah sesuai atau tidak. Layak diterbitkan atau tidak," kata Miftahul Chair.

Kepala Dinas ESDM Kalsel, Kelik Isharwanto ketika dihubungi tak mengelak bahwa Dinas ESDM hanya sebagai pertimbangan teknis, sedangkan izinnya yang menerbitkan DPMPTSP.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved