Berita Tanahlaut

Server Terserang Virus, SMP di Tanahlaut Ini Terpaksa Laksanakan UNBK Mulai Pukul 10.00 Wita

Saat semua sekolah mulai melaksanakan UNBK SMP serentak di kabupaten Tanahlaut, nasib berbeda justru dialami SMPN 1 Panyipatan.

Server Terserang Virus, SMP di Tanahlaut  Ini Terpaksa Laksanakan UNBK Mulai Pukul 10.00 Wita
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Siswa SMPN 3 Pelaihari saat melaksanakan UNBK tingkat SMP, Senin (22/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Saat semua sekolah mulai melaksanakan UNBK SMP serentak di kabupaten Tanahlaut, nasib berbeda justru dialami SMPN 1 Panyipatan. Peserta ujian yang hendaknya mulai ujian sekitar pukul 08.00 Wita terpaksa tertunda hingga sekitar dua jam atau pukul 10.00 Wita.

Pasalnya satu-satunya server milik sekolah ini terserang virus dan tak bisa digunakan.
"Iya kena virus jadi tidak bisa dipakai," terang Kepsek SMPN 1 Panyipatan, Mukramin kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (22/4/2019).

Namun terang Mukramin kesalahan teknis tersebut bisa diatasi dengan pihaknya meminjam server sekolah tetangga yaitu SMAN 1 Panyipatan yang jaraknya sekitar 200 meter dari SMPN 1 Panyipatan.

"Terpaksa kita instal baru dan peserta terpaksa menunggu, memang jadinya ada waktu yang terbuang," terangnya.

Meski begitu sebelumnya pihaknya ujar Mukramin sudah memikirkan antisipasi atau cadangan jika terjadi gangguan server yaitu meminjam ke sekolah tetangga. Sehingga saat terjadi gangguan pihaknya hanya tinggal mengambil di sekolah SMA tanpa perlu mengurus administrasi.

Baca: Hanya 21 Sekolah dari 77 SMP di Kabupaten Banjar yang Melaksanakan UNBK Mandiri

Baca: 20 Siswa SMPN 3 Bakumpai Menginap di Rumah Dinas Kadisdik Batola

Baca: UNBK di SMPN 9 Banjarmasin Sempat Tertunda Satu Jam, Jaringan Internet Alami Gangguan Mendadak

Akibat keterlambatan tersebut Pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Panyipatan terpaksa molor pulangnya. Jika harusnya peserta bisa pulang di sekitar pukul 12 siang, untuk hari pertama ini dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa terpaksa pulang sekitar pukul 2 siang.

"Mudah-mudahan hari ini saja, minta doanya semoga selanjutnya lancar," ujarnya.

Sementara server yang kini rusak karena diserang virus terang Mukramin sedang dipikirkan untuk perbaikannya. Bisa jadi diserahkan ke Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan atau ke Disdikbud Kabupaten Tanahlaut.

"Katanya untuk teknis sarana ke provinsi, tapi kalau kabupaten bisa memperbaiki lebih baik lagi," tambahnya.

Peserta UNBK SMPN 1 Panyipatan sendiri ada 82 siswa, namun dua diantaranya mengundurkan diri karena menikah dan alasan lain. Sekolah sendiri memiliki 34 komputer yang digunakan untuk UNBK, sisanya merupakan komputer guru untuk melengkapi kebutuhan.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved