Berita Kabupaten Banjar

Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa RSJ Diresmikan, Direktur Terinspirasi "Poliklinik" di Hawai

Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa diluncurkan dan diresmikan Gubernur Kalsel diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Heriansyah.

Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa RSJ Diresmikan, Direktur Terinspirasi
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa RSJ Sambang Lihum diresmikan Gubernur Kalsel diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Heriansyah, Senin (22/4/2019). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, MARTAPURA - Taman Penyembuhan Mandiri Jendela Jiwa diluncurkan dan diresmikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Heriansyah, Senin (22/4/2019).

Taman tersebut dirancang secara khusus. Area utamanya berupa alur jalan yang dibangun secara melingkar dengan toporografi yang terus menurun. Bagian dasarnya berupa kolam ikan dilengkapi vegetasi khas tropis seperti teratai dan kayu galam.

Air mancur yang terletak di tengah area taman kian menambah keindahan yang tersaji. Juga ada semprotan embun di tiap resort yang terletak di bagian atas. Sound system juga telah terpasang

Ternyata ide RSJ Sambang Lihum, membangun taman ini bermuncul dari Direktur RSJ Sambang Lihum, Dokter Dharma Putera ketika kunjungan ke Hawai.

Baca: Sering Mau Dirasuki Makhluk Gaib, Penari Dayak Ini Membentengi Diri dengan Bacaan Alquran

"Saya terinspirasi dari sebuah layanan poliklinik yang ada di Hawai yang menawarkan konsep pelayanan kesehatan yang maksimal,. Dan saya modifikasi dengan taman yang dilengkapi fasilitas dimana ketika pasien mengitari taman bisa menyembuhkan dirinya sendiri," kata Dharma Putra.

Dijelaskan dia, bahwa di taman ini ada beberapa gazebo yang mana ada punya setiap fungsinya. Ada yang terapi pakai semburan air, pakai bisikan terapi Alquran.

Taman juga dilengkapi tumbuhan yang bisa menyejukkan pandangan dan hari termasuk bambu, Anggrek. Sementara di kolam ada ikan ikan yang semakin menyejukkan dan mengenalkan ketika dipandang.

Disebutkannya taman ini dibangun setahun setengah dengan alokasi anggaran Rp 3,5 Miliar.

Dharma melanjutkan soal keunggulan RSJ, dimana satu satunya RSJ bebas asap rokok, karena merokok bisa juga menurunkan efektifitas obat kepada klien. Selain itu RSJ ini juga sudah bekerjasama perkumpulan sepak bola PS Barito Putera, untuk alat pengukur gizi tercanggih di Pulau Kalimantan.

"Dalam Rs jiwa ini mempunyai kemampuan gawat darurat luar biasa dan nomor dua di Indonesia. Dimana RS ketergantungan obat nomor satunya," kata dia.

Baca: Peluang Kematian Superhero di Avengers : Endgame, Dari Captain America, Black Widow Hingga Hulk

Dia berharap dengan adanya fasilitas baru dari Taman Penyembuhan mandiri jendela jiwa, bisa menjadi nilai positif dan bermanfaat bagi warga dan masyarakat sekitar.

Gubernur melalui Asisten Adminstrasi Umum, H Heriansyah, mengapresiasi kepada RSJ Sambang Lihum sudah berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik.

"Saya berharap agar taman ini bisa dikembangkan dan dirawat betul Oleh RSJ untuk pengembangan RS dan bisa dikolaborasikan dengan tempat wisata," kata dia. (banjarmasinpost.co.id /Lis).

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved