Berita Banjarmasin

Banyak Penyelenggara dan Panwaslu Sakit, Sesama Penyelenggara se-Indonesia Urunan Berikan Santunan

Khususnya para pelaksana dan pengawas di lapangan termasuk KPPS, PPS, PPK dan Pengawas TPS, Panwaslu Desa/Kelurahan dan Panwaslu Kecamatan.

Banyak Penyelenggara dan  Panwaslu Sakit, Sesama Penyelenggara se-Indonesia Urunan Berikan Santunan
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kesibukan Petugas KPPS di salah satu TPS di Kalsel saat Pencoblosan Pemilu 2019, 17 April 2019 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walaupun tak sampai memakan korban, namun tak sedikit penyelenggara dan pengawas Pemilu 2019 di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang jatuh sakit atau alami kecelakaan kerja selama proses pungut hitung.

Khususnya para pelaksana dan pengawas di lapangan termasuk KPPS, PPS, PPK dan Pengawas TPS, Panwaslu Desa/Kelurahan dan Panwaslu Kecamatan.

Mulai dari tertimpa rangka tenda Pleno Rekapitulasi KPPS hingga kelelahan hingga harus dirawat di rumah sakit menjadi hal yang dialami para penyelenggara dan pengawas Pemilu.

Membantu rekan-rekan sesama pekerja demokrasi, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel, Edy Ariansyah nyatakan pihaknya bersama penyelenggara Pemilu lainnya berurunan memberikan santunan kepada penyelenggara dan pengawas Pemilu yang alami musibah ataupun sakit.

Baca: NEWSVIDEO : Pemungutan Suara Ulang Di TPS 03 Desa Matang Ginalun Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Baca: Salbiah Kecewa Tak Bisa Berikah Hak Suaranya Pada PSU di Matang Ginalun, Pandawan HST

Baca: KPU Siap Gelar PSU Dua TPS di Pengaron, Bawaslu Banjar Enggan Beri Penjelasan

Walau tak membuka berapa jumlah dana urunan yang sudah terkumpul, namun Edy nyatakan dana tersebut sudah dikumpulkan sejak jauh hari sebelum munculnya kejadian-kejadian tak diinginkan.

Hal ini juga menurutnya sudah menjadi tradisi di lembaga penyelenggara Pemilu sejak Pemilu-Pemilu di periode sebelumnya.

"Tradisi kita di penyelenggara Pemilu jika ada yang kena musibah dan duka cita patungan untuk santuni. Ini sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama yang telah mengabdi kepada negara melalui penyelenggaraan pemilu," kata Edy.

Proses ini menurut Edy dilakukan secara sukarela dan tak memang tak hanya terjadi dan melibatkan penyelenggara Pemilu di Kalsel tapi juga dilakukan di hampir seluruh Indonesia.

Edy nyatakan sebenarnya hal ini seharusnya menjadi catatan dimana penyelenggara dan pengawas Pemilu khususnya di lapangan dapat lebih diperhatikan.

"Diantaranya dari aspek penataan beban kerja dan perhatian kesejahteraannya. Kerja-kerja mereka sangat vital dan menentukan hasil Pemilu," tambah Edy.

Apalagi pada saat puncak proses pungut hitung, tak sedikit para penyelenggara dan pengawas Pemilu di lapangan bekerja jauh lebih lama dari jam kerja normal hingga tengah malam bahkan dini hari.

Baca: Keliru Masukkan Data C1 Capres Nomor Urut 01 dari 59 Jadi 259, KPU Tanahlaut Koreksi ke KPU RI

Baca: Logistik Pemilu Diangkut ke Gudang KPU HSS, 8 PPK Masih Pleno Rekapitulasi Hasil Coblosan

Baca: KPU Sebut Jumlah Petugas KPPS Meninggal 90 Orang, Jokowi Ucapkan Duka Cita

Saat ini ada sederet penyelenggara dan pengawas Pemilu di lapangan yang terdata sebagai penerima dana urunan tersebut.

Diantaranya PPK Kecamatan Banjarmasin Utara, Siswanto, Ketua KPPS Kertak Baru Ilir, Kameliah Areda, PPK Kecamatan Pulau Laut Utara, Anshari Maulana, PPK Kecamatan Karang Bintang, I Wayan Sarna, PPK Kecamatan Sungai Pinang, Pasrah Ridhoni, KPPS Kelurahan Tambak Baru Ilir, Syamsul Supian dan PPS Mekar, Nafsiah.

Selanjutnya KPPS Desa Sungai Pinang, Ahmad Yani, KPPS Kampung Baru, Arbani, KPPS Pabahanan, Rusmalinawati, PPS Desa Limbar, Raudatul Jannah, PPS Desa Kali baru, Lisda Safitri, Linmas TPS Desa Teluk Mesjid, Abdurrahman.

Ada pula Ketua KPPS Desa Danau Panggang, Ahmad Mujahid, KPPS Desa Teluk Labak, Sayyidatul Aslamiah, KPPS Desa Madang, Misran dan KPPS Kelurahan Mabu'un, Sandy. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved