Berita Banjarmasin

DPW PKB Kalsel Bersyukur Masih Bisa Pertahankan Enam Kursi di Rumah Banjar

Pemilu Tahun 2019 menjadi tantangan tersendiri bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) khususnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

DPW PKB Kalsel Bersyukur Masih Bisa Pertahankan Enam Kursi di Rumah Banjar
banjarmasinpost.co.id/acm
Hormansyah, Sekretaris DPW PKB Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilu Tahun 2019 menjadi tantangan tersendiri bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) khususnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Bagaimana tidak, dari hasil perhitungan C1 saksi partai, DPD PKB Kalsel diperkirakan hanya dapat mempertahankan jumlah kursi di DPRD Provinsi Kalsel yaitu enam kursi.

Jumlah tersebut sama seperti perolehan kursi pada Pemilu 2014 dan diakui Sekretaris DPW PKB Kalsel, Hormansyah belum menyentuh target yang ditetapkan yaitu delapan kursi.

"Memang untuk PKB ada naik dan ada turun, tapi kami masih bisa pertahankan enam kursi di DPRD Provinsi sudah Alhamdulillah," kata Hormansyah.

Dari enam kursi tersebut, mayoritas sebanyak empat kursi menurut Hormansyah masih akan diduduki Caleg-Caleg PKB berpengalaman sebagai incumbent Anggota DPRD Provinsi Kalsel.

Baca: Reaksi Penonton Avengers : Endgame di Pemutaran Perdananya, Peran Hawkeye Menggebrak?

Baca: VIDEO Klip Duet Ayu Ting Ting & Penyanyi Turki Keremcem Tersebar, Umi Kalsum Bocorkan Ini

Baca: Link Pengumuman Hasil UTBK Gelombang Pertama SBMPTN 2019 Dibuka Mulai Hari Ini

Baca: Penyebab Baim Wong Kembali Syuting Stripping Meski Suami Paula Verhoeven Sukses Jadi Youtuber

Sedangkan sisanya dua kursi yaitu dari raihan suara di Dapil Kalsel 2 Kabupaten Banjar dan Dapil Kalsel 7 Kota Banjarbaru dan Kabupaten Pleihari diraih oleh Caleg yang lebih muda.

Belum maksimalnya raihan kursi sesuai target partai menurut Hormansyah disebabkan belum dapat maksimalnya para Caleg muda untuk bersaing dengan Caleg-Caleg senior khususnya dari Partai peserta Pemilu lainnya.

Walaupun Ia mengakui pertarungan pada Pemilu 2019 memang dirasakan jauh lebih intens dibanding Pemilu 2014 lalu.

"Padahal Caleg-Caleg Muda ini punya potensi besar menurut kami, tapi memang masih kesulitan bersaing," kata Hormansyah.

Sedangkan untuk kursi di Senayan, Horman nyatakan setidaknya dari perhitungan internal partai, DPW PKB Kalsel mengamankan satu kursi di Dapil Kalsel 2.

Sedangkan untuk Dapil Kalsel 1 pihaknya masih menunggu sisa perhitungan C1 dan berharap juga bisa mencuri satu kursi DPR RI.

Faktor digabungnya Pilpres dan Pileg pada Pemilu 2019 menurutnya juga menjadi kendala tersendiri bagi partainya.

Tidak fokusnya masyarakat Pemilih dalam Pileg menurut Hormansyah terlihat dari timpangnya jumlah suara sah Pilpres dibanding Pileg 2019.

"Suara Pilpres banyak sekali tapi suara Pileg tidak sejalan, ada yang rusak ada yang tidak sah. Ini artinya masyarakat Pemilih lebih fokus pada Pilpres," kata Hormansyah.

Ia berharap Pemerintah kedepan bisa mengevaluasi hal tersebut dan kembali pertimbangkan alternatif pemisahan kembali Pilpres dan Pileg agar perhatian Pemilih tak hanya tersedot pada Pilpres yang menurutnya sebabkan perolehan suara Partai Politik tidak optimal. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved