Berita Banjarbaru

Indukan Arwana Red Banjar Dilepasliarkan di Riam Kanan

Melestarikan plasma nutfah asli Kalimantan digelar pelepasliaran indukan arwana red banjar sebanyak 150 ekor.

Indukan Arwana Red Banjar Dilepasliarkan di Riam Kanan
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Pelepasliaran arwana 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Melestarikan plasma nutfah asli Kalimantan digelar pelepasliaran indukan arwana red banjar sebanyak 150 ekor.

Serta dilakukan restocking benih ikan lokal sebanyak 150.000 ekor, yang terdiri dari benih ikan Papuyu, Jelawat, Kelabau dan Baung, Selasa (23/4) di areal perairan Tahura Sultan Adam Riam Kanan.

Digelar BKIPM KKP melalui Balai KIPM Banjarmasin bekerjasama dengan PT. Kresnapusaka Tirta Lestari, serta bersama-sama Instansi terkait BBAT Mandiangan, UPTD Tahura Sultam Adam, Pemkab Banjar, BKSDA Kalsel, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalsel.

Dihadiri Kepala BKIPM KKP DR. Ir. Rina M.Si, Dirjend Perikanan Budidaya KKP DR. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Syaiful Azhari, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banjar M Riza Dauly.

Diharapkan, melalui kegiatan ini indukan arwana red banjar yang diilepas dapat berkembangbiak dan lestari.

Kepala Balai KIPM Banjarmasin Sokhib, S.Pi, M.Si menitip pesan agar indukan arwana yang dilepasliarkan di beberapa titik perairan Tahura Sultan Adam selanjutnya tidak ditangkap dan diburu oleh masyarakat agar dapat berkembang biak secara alami di alam demi kelestarian plasma nutfah di Kalsel.

Baca: Awal Puasa Atau 1 Ramadhan 1440 H Ditetapkan pada 6 Mei 2019 Menurut Keputusan PP Muhammadiyah

Baca: Pengorbanan Nagita Slavina demi Jadi Member Ke-5 BlackPink, Istri Raffi Ahmad Rela Lakukan Ini

Baca: Kelakuan Aneh Ashanty Bikin Aurel Syok, Putri Krisdayanti & Anang Hermansyah Sampai Sebut Nama Allah

Baca: Permintaan Maaf Haters ke Mulan Jameela Diungkap Istri Ahmad Dhani, Ibu Tiri Al Ghazali Sebut Alasan

Arwana Red Banjar menjadi salah satu produk unggulan export Kalimantan Selatan ke berbagai negara.

PT. Kresnapusaka Tirta Lestari adalah perusahaan yang melakukan kegiatan ekspor tersebut, dan beberapa negara yang menjadi tujuan dominan ekspor arwana red banjar adalah China, Jepang, Philippines, Thailand dan Vietnam.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya konservasi plasma nutfah asli kalimantan di mana sebelumnya di areal perairan yang sama pada tahun 2017 telah dilakukan pelepasliaran (restocking) 184 indukan arwana dengan ukuran 80 cm ke atas.

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals disingkat dengan SDGs adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan target yang telah ditentukan oleh PBB sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi.

Halaman
12
Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved