Berita Banjarmasin

Dinas PUPR Kota Banjarmasin Anggarkan Rp 19 Miliar untuk Biaya Pembayaran PJU

Sementara untuk anggaran yang disediakan dalam membayar beban listrik tersebut, Dinas PUPR menyediakan Rp 19 miliar untuk satu tahun.

Dinas PUPR Kota Banjarmasin Anggarkan Rp 19 Miliar untuk Biaya Pembayaran PJU
DISPERKIM BANJAR UNTUK BPOST GROUP
Petugas memasang PJU TS di tempat strategis tahun lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Belakangan ini, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin kembali melakukan pendataan pada Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Arifin Noor.

Sebutnya, tak bisa dipungkiri penerangan di daerah berjuluk kota seribu sungai ini semakin bertambah. Pasalnya selalu ada peningkatan dan perkembangan pada wilayah perkotaan dan permukiman penduduk.

Lantas, PJU pun juga harus di tambah. Tentunya itu juga berpengaruh pada biaya pembayaran daya listrik terhadap PLN. Arifin mengatakan memang ada penampakan biaya untuk pembayaran.

Tahun ini ujarnya dari jumlah PJU kurang lebih 15 ribu titik di Banjarmasin, menghasilkan tagihan senilai Rp 1,6 miliar rupiah. Namun itu pula disampaikan Arifin tergantung pemakaian. Sehingga tidak sama rata dalam satu bukannya.

Baca: Wisata Kalsel, Konsep City Tourism harus dibuat paket dan ditawarkan ke Wisatawan Nusantara

Baca: Hanya Satu Orang Difabel Lulus CPNS di Pemprov Kalsel. Peneliti Disabilitas ULM Protes

Baca: 1.100 Mahasiswa ULM Banjarbaru Jalani Wisuda ke 91, Isteri Gubernur Kalsel Ikut Diwisuda

Sementara untuk anggaran yang disediakan dalam membayar beban listrik tersebut, Dinas PUPR menyediakan Rp 19 miliar untuk satu tahun.

"Anggaran untuk PJU ini kemungkinan setiap tahunnya akan selalu bertambah. Karena setiap tahun selalu ada permintaan PJU," ucap Arifin.

Terlepas dari itu, mengenai tekanan listrik tersebut, Arifin menyampaikan setiap tekanan atau beban yang diberikan berbera. Tergantung bagaimana kondisi alam. Sebutnya meski pada sejumlah titik pemasangan memiliki tekanan atau kekuatan yang sama, namun bebannya bisa saja berbeda.

Terlebih jelas Arifin, pihaknya sudah pernah melakukan pendataan mengenai kekuatan tenaga listrik tersebut. Hasilnya memang berbeda.

Arifin juga meakui, telah banyak ditemui PJU yang dalam kondisi rusak. Lantas pihaknya bersedia menindaklanjuti apabila ada laporan mengenai PJU tersebut.

Baca: Hanya Satu Orang Difabel Lulus CPNS di Pemprov Kalsel. Peneliti Disabilitas ULM Protes

Baca: Siswa SMPN 2 Pulau Sembilan dari Pulau Matasirih Kotabaru Syok Mendengar Tanah Longsor di Desanya

Baca: Jadi Model Saat Launching Busana Muslimah dan Jadi Best Seller, Begini Kata Model Ini

Sebutnya memang ada PJU yang bisa bertahan lama, namun juga ada yang cepat rusak. Sehingga pihaknya juga berupaya memelihara agar PJU tersebut bisa bertahan lama.

Ia juga menjelaskan, PJU tak hanya merupakan alat penerangan, melainkan satu indikator atau persyaratan untuk penanganan kota kumuh. Lantas, pihaknya pun telah berencana akan melakukan penambahan lagi pada permukiman warga, sehingga Banjarmasin bisa terang benderang saat malam.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved