Berita Banjarmasin

Hobby Membuat Miniatur Kapal Putra Ramadan Menjadi Pundi-Pundi Rupiah, Ini Harga Karyanya

Seorang pemuda Putra Ramadan atau sehari-harinya dipanggil Madan berumur 26 tahun ini mencoba membuat miniatur kapal yang ditemuinya setiap hari

Hobby Membuat Miniatur Kapal Putra Ramadan Menjadi Pundi-Pundi Rupiah, Ini Harga Karyanya
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Putra Ramadan atau Madan, tampak masih menyelesaikan pembuatan miniatur kapal tugboat di rumahnya. Madan juga bisa membuat miniatur speedboat maupun tongkang serta kapal LCT 

BANJARMASINPOST.CO.ID.ID, BANJARMASIN - Selama bekerja sebagai pengelas kapal tugboat, tongkang serta kapal LCT yang berlokasi di tepian Sungai Mantuil, sehingga banyak mendapatkan pengalaman, terutama bagian dalam fisik kapal yang dikerjakan.

Seorang pemuda Putra Ramadan atau sehari-harinya dipanggil Madan berumur 26 tahun ini mencoba membuat miniatur kapal yang ditemuinya setiap hari

Kapal yang dibuat, seperti tugboat, tongkang, speedboat maupun LCT dari bahan plywood atau kayu lapis berkualitas.

Agar tahan lama berada di air, maka kayu lapis yang digunakan bukan kayu lapis limbah, akan tetapi kayu lapis baru dan berkualitas.

Begitu juga dengan dempul yang digunakan bukan sembarang dampul, namun menggunakan dampul body mobil.

Madan saat di rumahnya, kawasan Jalan Mantuil, Gang Masyuri, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, Rabu (24/4/2019) siang mengatakan, kali pertama membuat kapal adalah miniatur jenis tugboat (kapal tarik).

Baca: Bawaslu HSS Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di Desa Haratai Loksado, Ini Penyebabnya

Baca: Sumaryoto, Caleg Partai Nasdem Tanahlaut Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan Kampanye PIleg 2019

Baca: Bupati HST Terbitkan SK Pembentukan Panitia Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Ini Tujuannya

Semua bahannya menggunakan kayu lapis. Sebab nantinya kapal yang dibuat bukan hanya semata-mata sebagai miniatur atau pajangan saja, akan tetapi kapal yang dibuat bisa digunakan sebagai kapal yang dilengkapi dengan mesin dan remote kontrol dan digunakan di sungai atau kolam.

"Kapal yang kami buat bisa digunakan sebagai kapal untuk digunakan balapan, layaknya kapal mainan buatan Cina yang menggunakan remote kontrol, dengan jarak smantara 30 sampai 50 meter"ungkap Madan.

Ukuran kapal yang dibuat dengan panjang sekitar 120 cm dan lebar sekitar 25 sampai 30 cm dengan tinggi sekitar 25 cm.

Harga yang ditawarkan, dengan santai Madan menyebutkan, mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 2 juta. Untuk kapal yang dilengkapi dengan mesin dan remote kontrol, maka harganya mencapai Rp 7 juta.

"Kami menjual kapal hasil buatan ini melalui facebook. Bagi mereka yang memesan, kami langsung datang ke rumah calon pembeli. Bagi mereka yang ingin memiliki mimiatur kapal bisa ke kontak version dan WA 0878 8858 2326,"tambah Madan. (banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved