Berita Banjarmasin

5 Unit Bus BRT Telah Terparkir di Halaman Mahligai Pancasila, Layani Rute Banjarmasin-Banjarbaru

Lima unit armada untuk program Bus Rapid Transit (BRT) nampaknya sudah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel.

5 Unit Bus BRT Telah Terparkir di Halaman Mahligai Pancasila, Layani Rute Banjarmasin-Banjarbaru
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Lima unit bus untuk pelayanan BRT terparkir di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Lima unit armada untuk program Bus Rapid Transit (BRT) nampaknya sudah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel. Bus tersebut sejak beberapa waktu lalu  terparkir di halaman Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kalsel.

 Namun perihal operational, Staf Tekhnis Bidang Angkutan Jalan Dinas Provinsi Kalsel, Mohammad Wahyudi menyampaikan hal itu merupakan kebijakan dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin. Sedangkan sarana dan prasarana sebisa mungkin sudah disiapkan.

 “Ada beberapa hal yang sudah kami siapkan untuk BRT ini. di antaranya keberadaan lima unit armada bus yang nantinya jadi alat transportasi umum untuk wilayah Banjarmasin hingga ke Banjabaru,” ucap Wahyudi, Kamis (25/4/2019).

Baca: Penampilan Mulan Jameela Tanpa Ahmad Dhani Saat ke Kondangan Disorot, Eks Duet Maia Estianty Glamor?

Baca: Dari Dua TKP Ini Petugas Subdit 1 Ditnarkoba Polda Kalsel Temukan 21 Gram Sabu dan 41 Butir Ineks

Baca: Mesin Wood Pallet di Loktamu Matarman Tak Kunjung Bisa Dioperasionalkan, Ini Penyakitnya

 Jelasnya, selain bus, pihaknya juga sudah menyediakan beberapa halte. Bahkan telah bekerjasama dengan sejumlah CSR untuk pembangunan halte tersebut.

 Sebagaimana diketahui, saat ini sudah ada beberapa halte yang didirikan untuk pendukung satu dari sekian program Banjarbakula tersebut. Di antaranya berada di KM 0, Banjarmasin, Jalan A Yani, KM 2 Banjarmasin, di Gambut serta di depan Kota Citra Graha, Kabupaten Banjar.

 Sebelum pelaksanaan operational, Wahyudi menjelaskan memang sudah dipasang sejumlah rambu dan halte. Dimana itu nantinya menjadi lokasi menaikan dan turunnya penumpang.

 Sementara itu, karena baru ada lima unit, Wahyudi meakui, jumlah itu masih sangat kurang. Normalnya jumlah  armada bus yang dibutuhkan mencapai 38 unit. Itu hanya untuk satu koridor.

 Pasalnya, dengan jumlah yang banyak, sehingga waktu menunggu dari penumpang hanya berkisar tujuh sampai lima belas menit. Adapun kondisi saat ini jelasnya, dengan kemampuan lima bus, penumpang harus menunggu satu hingga satu setengah jam.

 Wahyudi juga menyampaikan, untuk keberadaan BRT di Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura direncanakan akan ada enam koridor. Namun itu dilakukan secara bertahap. Selain melihat anggaran APBD, direncanakan juga akan kembali meminta bantuan sebanyak 10 unit bus dengan kementrian.

 Selain ketersediaan BRT, Wahyudi menjelaskan juga akan menyediakan finder, atau angkutan umum yang direkrut dari angkutan yang ada saat ini. Jelasnya, finder ini nanti akan melayani trayek di luar dari BRT. Terlebih BRT direncanakan akan menyisir pada jalur utama, yakni Jalan A Yani, Banjarmasin.

 Terlepas dari itu, tujuan keberadaan BRT juga disampaikan oleh Wahyudi. Jelasnya, memang diperlukan angkutan yang layak untuk masyarakat. Hal itu dimaksudkan agar pengguna jasa angkutan merasa aman. Selain itu mengurai kemacetan yang ada.

 Keberadaan BRT ujarnya merupakan satu perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam bentuk transportasi umum.

Baca: Jessica Mila Pacaran dengan Al Ghazali, Upaya Cintai Anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty di Film Ini

Baca: Diserbu Polisi, Istri Pelaku Bom Sri Lanka yang Sedang Hamil Meledakkan Diri dan Bunuh Dua Anaknya

 “Kami mengembangkan ini untuk merubah perilaku masyarakat. Dimana yang awalnya kerab menggunakan alat transportasi pribadi berubah ke angkutan umum,” harap Wahyudi.

 “Dari sejumlah unit yang akan digunakan ini, setidaknya pelayanan terhadap masyatakat tercapai, walaupun belum secara maksimal. Namun intinya kami sedang berupaya merubah perilaku penggunaan kendaraan,” tutup lelaki tersebut.

 (banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved