Berita Tapin

Gelapkan Sepeda Motor, Faturrahman Diciduk Tim Gabungan Dua Polres

Faturrahman (27) terpaksa menjalani kehidupan di balik sel tahanan Polsek Tapin Utara, Kamis (25/4/2019).

Gelapkan Sepeda Motor, Faturrahman Diciduk Tim Gabungan Dua Polres
istimewa/Polsek Tapin Utara
Fathurrahman, terduga kasus penggelapan sepeda motor di wilayah hukum Polsek Tapin Utara, Kamis (25/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Akibat tidak amanah, Faturrahman (27) terpaksa menjalani kehidupan di balik sel tahanan Polsek Tapin Utara, Kamis (25/4/2019).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu diduga pelaku penggelapan satu unit sepeda motor.

Pelaku diciduk tim gabungan Polres Tapin, Polres Hulu Sungai Selatan, Polsek Padang Batung dan Polsek Tapin Utara di Desa Kaliring, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (24/4/2019) sekitar pukul 17.00 Wita.

Korban melaporkan pelaku ke polisi karena uang hasil penjualan satu unit sepeda motor matik merek Scoopy biru putih tidak ditransfer ke rekening korban.

Baca: Sinyal Maia Estianty Akan Tinggalkan Dunia Artis? Eks Rekan Duet Mulan Jameela Sebut Soal Bosan

Baca: Draf Peraturan Desa Wisata Pulau Bakut Selesai

Baca: NEWSVIDEO : Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Peristiwa itu terjadi satu bulan yang lalu, tepatnya 24 Maret 2019, pelaku mendatangi korban di Desa Antasari RT 01 RW 01 Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin.

Pelaku menjanjikan korban, kalau mampu memasarkan sepeda motor milik korban dan meminta surat menyurat sepeda motor tersebut.

Kemudian, Selasa (26/3/2019) sekitar pukul 09.00 Wita, pelaku meminta nomor rekening bank korban untuk mentransfer uang hasil penjualan sepeda motor milik korban.

Namun, korban merasa kecewa karena saldo tabungan miliknya tidak berubah. Uang yang dijanjikan pelaku diduga tak dikirimkan.

Baca: Terdampak Proyek Duta Mall, TK Attaubah Dikunjungi Perusahaan Pengembangan Pusat Belanja Ini 

Baca: Lagu Patah Hati Ivan Gunawan Seusai Ayu Ting Ting Dicium Pria Turki, Lihat Ekspresi Teman Ruben Onsu

Lantas korban membuat laporan polisi, uang hasil penjualan sepeda motornya Rp 6.250.000, tidak diterima korban dari pelaku.

Kapolsek Tapin Utara, Iptu Salahuddin Kurdi dikonfirmasi membenarkan pengungkapan kasus penggelapan itu melibatkan tim gabungan.

"Pelaku ternyata punya istri lebih dari satu. Hasil penyelidikan pelaku diketahui berada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved