Berita Banjarmasin

Pelaku Penista Agama, Guru Sekumpul dan Guru Zuhdi, Divonis 8 Tahun Penjara

Muhammad Sodikin (21) pelaku penista agama, Guru Sekumpul dan Guru Zuhdi divonis 8 Tahun penjara, Kamis (25/4) sore.

Pelaku Penista Agama, Guru Sekumpul dan Guru Zuhdi, Divonis 8 Tahun Penjara
banjarmasinpost.co.id/ghani
Terdakwa kasus penista agama, Guru Sekumpul dan Guru Zuhri divonis 8 Tahun Penjara 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Muhammad Suryani hanya bisa pasrah, setelah mendengarkan hakim ketua membacakan vonis terhadap putranya, Muhammad Sodikin (21), Kamis (25/4) sore.

Berlokasi di salah satu ruang sidang pengadilan negeri Banjarmasin Kalsel, meski nampak bersikap tegar, namun ayah satu anak itu tetap mengungkapkan keberatannya atas keputusan hakim.

" Iya, saya keberatan. Saya tadi juga sempat terkejut juga kalau anak saya dijatuhkan hukuman delapan tahun penjara. Karena kami ini orang susah," ujarnya kepada Metro Banjar.

Baca: Kans Ahmad Dhani Lolos DPR RI di Pemilu 2019, Bisakah Suami Mulan Jameela Dilantik Jika Terpidana?

Baca: Sempat Menuai Protes, Garuda Justru Bakal Tambah Wholesaler Untuk  Booking Tiket, Ini Penjelasanya

Baca: Mundari Karya  Yakin Titisan Boaz Masuk Timnas U-16

Suryani juga mengaku tetap akan berjuang agar putranya itu bisa mendapatkan keringanan atas hukuman delapan tahun penjara yang menjeratnya.

Terlebih dengan usianya yang masih muda, besar harapan Suryani, Sodikin pun bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik dari dirinya.

" Iya, rencana begitu. Karena, Sodikin sendiri sebelumnya kelas 5 SD sempat putus. Kemudian saya sekolahkan lagi ikut paket B. Tujuannya agar dia bisa hidup enak, tidak sakit seperti saya. Meskipun keadaan tidak sesuai kenyataan," tutupnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum, H Adi Rifani mengaku masih akan mengordinasikan lagi putusan hakim kepada pimpinannya.

Terlebih dengan mendengarkan putusan hakim yang memvonis delapan tahun penjara terhadap Sodikin, sehingga terjadi selisih beberapa tahun dari tuntutannya 11 tahun penjara.

" Iya, tadi juga hakim telah beri kesempatan pikir-pikir selama tujuh hari. Namun yang jelas, saya sangat bersyukur. Alhamdulillah perkara ini akhirnya telah terbukti. Mudah-mudahan ini juga yang terbaik telah diputuskan hakim," jelas di akhir persidangan.

Sebelumnya, hakim ketua pengadilan negeri Banjarmasin, telah memvonis terdakwa penistaan agama dan ulama banua Kalsel, Muhammad Sodikin dengan hukuman delapan tahun penjara.

Baca: Ruangan Terbatas, Puskesmas Kelua Gunakan poli umum untuk Tangani Pasien Sakit  Jiwa

Baca: Pernikahan Muzdalifah dan Fadel Islami Berlangsung Jumat (26/4) Pagi, Ini Perjalanan Cinta Keduanya

Ia dijerat dengan Pasal 35 jo pasal 51 ayat 1 Undang-undang RI No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik sebagaimana telah di ubah dengan undang-undang No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang undang No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Meskipun demikian atas putusan tersebut, hakim ketua tetap memberikan kesempatan pikir-pikir baik kepada JPU maupun terdakwa penistaan agama dan ulama banua Kalsel. (banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved