Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Siapkan Rp 19 Miliar untuk Bayar Lisrik PJU Per Tahun

Untuk anggaran yang disediakan dalam membayar beban listrik tersebut, Dinas PUPR menyediakan Rp 19 miliar untuk satu tahun.

Pemko Banjarmasin Siapkan Rp 19 Miliar untuk Bayar Lisrik PJU Per Tahun
capture/banjarmasin post
Banjarmasin Post Edisi 25 April 2019 Halaman 9. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Belakangan ini, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin kembali mendata Penerangan Jalan Umum (PJU).

Menurut Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Arifin Noor, tak bisa dipungkiri penerangan di kota berjuluk kota seribu sungai ini semakin bertambah.

Pasalnya selalu ada peningkatan dan perkembangan pada wilayah perkotaan dan permukiman penduduk.

Lantas, PJU pun juga harus ditambah. Tentunya itu juga berpengaruh pada biaya pembayaran daya listrik terhadap PLN. Arifin mengatakan memang ada penampakan biaya untuk pembayaran.

Tahun ini ujarnya dari jumlah PJU kurang lebih 15 ribu titik di Banjarmasin, menghasilkan tagihan senilai Rp 1,6 miliar. Namun itu pula disampaikan Arifin tergantung pemakaian. Sehingga tidak sama rata dalam satu bulannya.

Baca: Ibu-ibu Ikut Aksi Damai ke KPU Kalsel, Desak KPU Jangan Curang di Pilpres 2019

Baca: Mengintip Ruang Tenang untuk Caleg Stres di RSJ Sambang Lihum, Megah dan Lantainya Antikuman

Sementara untuk anggaran yang disediakan dalam membayar beban listrik tersebut, Dinas PUPR menyediakan Rp 19 miliar untuk satu tahun.

"Anggaran untuk PJU ini kemungkinan setiap tahunnya akan selalu bertambah. Karena setiap tahun selalu ada permintaan PJU," ucap Arifin.

Arifin juga meakui, telah banyak ditemui PJU yang dalam kondisi rusak. Lantas pihaknya bersedia menindaklanjuti apabila ada laporan mengenai PJU tersebut.

Menurutnya, memang ada PJU yang bisa bertahan lama, namun juga ada yang cepat rusak. Sehingga pihaknya juga berupaya memelihara agar PJU tersebut bisa bertahan lama.

Ia juga menjelaskan, PJU tak hanya merupakan alat penerangan, melainkan satu indikator atau persyaratan untuk penanganan kota kumuh.

Lantas, pihaknya pun telah berencana akan melakukan penambahan lagi pada permukiman warga, sehingga Banjarmasin bisa terang benderang saat malam. (ell)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved