Berita Kalteng

Pemuda Gila Tertangkap Tangan Bobol Rumah Warga Palangkaraya, Ini Barang yang Diambil

Pemuda tak punya identitas ini ditangkap sekuriti keamanan di Pasar Kahayan, dan digelandang ke kantor polisi, setelah tertangkap basah masuk rumah.

Pemuda Gila Tertangkap Tangan Bobol Rumah Warga Palangkaraya, Ini Barang yang Diambil
capture/metro banjar
Metro Banjar edisi Kamis, 25 April 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Aksi pencurian di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, makin marak belakangan, jika sebelumnya ada beberapa laporan pencurian kendaraan bermotor, Selasa (23/4) pukul 04.00 WIB, salah satu rumah warga di Jalan Sakan II Palangkaraya, dibobol seorang pemuda yang diduga mengalami gangguan mental.

Pemuda yang belum diketahui namanya ini, ditangkap sekuriti keamanan di Pasar Kahayan, dan digelandang ke kantor polisi, setelah tertangkap basah masuk rumah seorang warga dan mengambil barang pemilik rumah.

Riduansyah (17), warga jalan Sakan Palangkaraya melaporkan aksi pencurian tersebut kepada polisi, karena seorang pria nekat masuk rumahnya dengan cara membobol pintu dan mengambil uang dan telepon selular miliknya.

Namun anehnya, barang yang diambil tersebut adalah dua telepon selular milik korban yang sudah rusak dan uang receh.

Baca: Bawa 10 Gram Sabu, Pengedar Sabu Sampat Dibekuk Jajaran Ditresnarkoba Polda Kalteng

Baca: Kebakaran di Siang Bolong, Rumah Nelayan Aluh-aluh Besar Tinggal Puing, Polisi Selidiki Penyebab

Keterangan Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Rabu (24/4) menyebutkan, pelaku masuk kerumah korban dengan cara mencongkel pintu samping, kemudian masuk dan menemukan tas pemilik rumah.

Didalam tas tersebut, pelaku mengambil uang receh dengan total Rp 99.000, satu buah telepon selular Merek Samsung S5 berwarna putih, dan satu buah telepon selular merek Asiaphone berwarna putih. Anehnya, kedua ponsel tersebut dalam keadaan rusak

"HP yang berada dalam tas tersebut diambil dan dimasukkan ke saku pelaku, kemudian pelaku ingin masuk kekamar pemilik rumah, saat itu korban melihat sehingga pelaku langsung lari keluar rumah menelepon keluarganya, bernama Rizaly. Pelaku dikejar dan berhasil ditangkap, dibawa ke sekuriti Pasar Kahayan dan berlanjut membawanya ke kantor polisi," ujarnya.

Namun, keterangan dari warga sekitar, pelaku selama ini dikenal mengalami gangguan kejiwaan atau gangguan mental. Ini diperkuat lagi, saat dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan dengan baik. (tur)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved