Selebrita

Via Vallen Bicara Soal Korban Perkosaan Dibawah Umur, Lalu Minta Keadilan, Lihat Aksinya

Via Vallen bicara soal korban perkosaan dibawah umur, lalu minta keadilan. Lihat aksinya.

Via Vallen Bicara Soal Korban Perkosaan Dibawah Umur, Lalu Minta Keadilan, Lihat Aksinya
Instagram@viavallen
Via Vallen 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Via Vallen bicara soal korban perkosaan dibawah umur, lalu minta keadilan. Lihat aksinya.

Penyanyi dangdut Via Vallen kini menjadi salah satu selebriti yang tengah banyak digandrungi berbagai lapisan usia.

Selain parasnya yang cantik, dan suara yang begitu memikat, Via Vallen pun memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi.

Seperti pada sesuatu yang ia lakukan kali ini.

Pedangdut Via Vallen menyuarakan dukungannya terhadap aksi sosial terhadap anak dibawah umur.

Baca: Penampilan Mulan Jameela Tanpa Ahmad Dhani Saat ke Kondangan Disorot, Eks Duet Maia Estianty Glamor?

Baca: Syahrini Sedang Hamil Dibocorkan Sahabat Reino Barack, Lihat Ekspresi Mantan Kekasih Luna Maya Itu

Baca: Isi Chat WhatsApp Vanessa Angel dan Muncikari di Kasus Prostitusi Artis Terungkap, Bahas Soal Nikah

Merasa iba dan turut prihatin, melalui media sosial instagram Via Vallen meminta dukungan kepada publik untuk turut membantu.

Dari unggahannya dengan gambaran ilustrasi pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Via Vallen menceritakan kronologi dari kasus pemerkosaan yang menimpa dua orang anak dibawah umur.

Kasus kekerasan seksual yang menimpa dua kakak beradik Joni (disabilitas intelektual usia 14 tahun) & Jeni (7 tahun) --bukan nama sebenarnya.
Menurut sumber berita di petisi change.org Mereka jadi korban kekerasan seksual berulang oleh tetangga mereka HI (41 tahun), selama tiga tahun.
pelaku HI divonis bebas oleh hakim PN Cibinong meskipun saat diperiksa terdakwa sudah mengakui perbuatannya.
Apalagi ada hasil visum Joni dan Jeni yang membuktikan adanya luka robek akibat kekerasan seksual itu.
Alasan hakimnya: NGGAK ADA SAKSI YANG LIHAT MEREKA DIPERKOSA.
Whaaaaaaaatttttt
Terus pada proses pemeriksaan, Hakim melarang siapapun untuk mendampingi Joni dan Jeni meskipun mereka di bawah umur dan dalam kondisi trauma akibat tindak kekerasan seksual.
Yang parahnya, di persidangan Joni dan Jeni dipertemukan dengan pelaku tanpa didampingi oleh orangtuanya.
Bayangin gimana perasaan mereka!

Tanda tanganin petisi inii, linknya ada di insta story sayaa

Halaman
1234
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved