Pemilu 2019

5 Fakta di Balik Pembakaran Sejumlah Kotak Suara, dari Caleg PDIP yang Kecewa hingga Orang Misterius

Salah satunya adalah caleg di Kabupaten Maluku Tenggara dari caleg asal PDI-Perjuangan, berinisial LPR, yang nekat membakar 15 kotak suara

5 Fakta di Balik Pembakaran Sejumlah Kotak Suara, dari Caleg PDIP yang Kecewa hingga Orang Misterius
TRIBUN JAMBI/HERU PITRA
Kotak suara dibakar orang tak dikenal di salah satu TPS di wilayah Kota Sungaipenuh, Jambi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kecewa hasil pemungutan suara, sejumlah calon legislatif (caleg) di beberapa wilayah di Indonesia nekat membakar logistik pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) usai Pemilu 2019 lalu.

Salah satunya adalah caleg di Kabupaten Maluku Tenggara dari caleg asal PDI-Perjuangan, berinisial LPR, yang nekat membakar 15 kotak suara di desanya.

Selain itu, ada KS yang membakar 13 kotak suara bersama komplotannya di Jambi. KS kecewa usai melihat hasil suara di sejumlah TPS ternyata tak sesuai harapannya.

Baca: VIRAL, Saat Amankan Rekapitulasi Suara Polisi Ini Gendong Anaknya, Ini Tugas Negara dan Pribadi

Baca: Temuan Surat Suara Tercoblos Dihentikan, Status Laporan Tunggu Rapat Pleno

Baca: Bawaslu dan KPU Kalsel Pantau Proses Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS di HSU. Ini yang Ditemukan

Berikut ini sejumlah aksi caleg yang gagal dalam Pemilu 2019:

1. Caleg PDIP asal Jambi bakar 13 kotak suara


Kotak suara dan surat suara Pemilu 2019 dibakar orang tak dikenal di TPS di wilayah Kota Sungaipenuh, Jambi.(TRIBUN JAMBI/HERU PITRA)

KS (53) menjadi tersangka pembakaran kotak dan surat suara Pemilu 2019 di sejumlah TPS di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Jambi pada Kamis (18/4/2019).

Polisi juga menangkap sejumlah rekan KS yang diduga kuat turut membantu KS dalam melakukan aksi pembakaran logistik pemilu.

Rekan-rekan KS itu adalah yaitu RJ alias R (31), warga RT 002 Kecamatan Tanah Kampung, dan A alias Pak Eka (55), warga Desa Pendung Hiang.

Sementara itu, polisi menangkap KS yang bersembunyi di sebuah rumah milik salah satu warga. Diduga kuat, pembakaran dilakukan karena KS merasa kecewa dengan hasil pemungutan suara.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved