Berita Kalteng

Penanganan Kasus Oknum Polisi Penabrak Tiga Mahasiswa Lambat, Mahasiswa Desak Penyidik Profesional

Mahasiswa dalam aksinya mengungkap penanganan kasus tewasnya tiga rekannya yang ditabrak oknum perwira polisi Polres dinilai lambat.

Penanganan Kasus Oknum Polisi Penabrak Tiga Mahasiswa Lambat, Mahasiswa Desak Penyidik Profesional
Aksi solidaritas ribuan mahasiswa di Palangkaraya
Aksi solidaritas ribuan mahasiswa di Palangkaraya mengenang rekan mereka yang tewas ditabrak oleh oknum perwira polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Aksi solidaritas ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (25/4/2019) malam terhadap kasus tewasnya tiga rekannya yang ditabrak oknum perwira polisi Polres Palangkaraya dinilai lambat.

Para mahasiswa yang melakukan aksi damai mengenang tiga rekannya yang tewas kecelakaan setelah ditabrak oknum perwira polisi orang nomor tiga di Polres Palangkaraya berinisial M, dinilai lambat, sehingga belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami heran, kenapa penanganan kasus kecelakaan ini lambat, hingga saat ini oknum polisi yang menabrak rekan kami belum juga ditetapkan sebagai tersangka, kami berharap penyidik secara profesional dan transparan dalam penanganan kasus ini," ujar Jimmi, Sekjen Forum Komunikasi Pemuda Kalteng yang ikut aksi tersebut.

Baca: Ribuan Mahasiswa Palangkaraya Gelar Aksi di Lokasi Tiga Rekannya Tewas Ditabrak Oknum Perwira Polisi

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Akhir Garuda Select vs Nottingham Forest : Skor 2-2, Bagas dan Zico Cetak Gol

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 36, Ada Manchester United vs Chelsea & Liverpool vs Huddersfield Live RCTI

Baca: Pelaku Penista Agama, Guru Sekumpul dan Guru Zuhdi, Divonis 8 Tahun Penjara

Dia juga menyoroti, ada kesan polisi dalam penanganan kasus tersebut tidak secepat penanganan kasus kecelakaan pada umumnya, sehingga pihaknya merasa perlu melakukan presure kepada penyidik agar penanganan kasus kecelakaan yang mengakibatkan tiga rekannya tewas dan dua luka, dilakukan secara transparan dan profesional.

"Kami akan kawal terus kasus ini, kami minta polisi profesional dalam penangananya, karena ini sebagai tanggungjawab moral terhadap keluarga korban dan kami sebagai rekan korban yang harus terus mengawal kasus kecelakaan yang melibatkan perwira polisi, sebagai pelakunya," ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan, pihaknya masih terus melakukan proses hukum terhadap oknum polisi yang mengalami kecelakaan yang mengakibatkan lima korban, dua luka dan tiga meninggal dunia tersebut." Saat ini kasusnya masih ditangani Polres," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved