Pemilu 2019

Bawaslu Kalsel : Pemungutan Suara Ulang Tak Turunkan Angka Partisipasi Pemilih di Kalsel

Pelaksanaan PSU di lima Kabupaten di Kalsel sudah terlaksana dan secara umum berjalan dengan baik dan lancar.

Bawaslu Kalsel : Pemungutan Suara Ulang Tak Turunkan Angka Partisipasi Pemilih di Kalsel
banjarmasinpost.co.id/ach maudhody
Erna Kasypiah, Ketua Bawaslu Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walaupun berlangsung aman dan damai, namun bukan berarti pelaksanaan proses pemungutan suara hingga perhitungan Pemilu 2019 di Kalsel tanpa kendala sama sekali.

Buktinya ada tujuh TPS di Kalsel yang harus melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) melibatkan total ratusan Pemilih terdaftar DPT dan puluhan KPPS, Pengawas Pemilu dan saksi agar Pemilu bisa tetap sesuai dengan aturan Perundang-Undangan.

Namun, pelaksanaan PSU di lima Kabupaten di Kalsel sudah terlaksana dan secara umum berjalan dengan baik dan lancar.

Baca: Prediksi Tottenham vs Ajax Amsterdam Leg 1 Semifinal Liga Champions 2018/2019 Live RCTI

Baca: Jelang Ramadhan 2019, Tim Gabungan Satpol PP Kalsel Tertipkan PKL hingga Warung Jablai

Baca: Klarifikasi Syahrini Berobat ke LN Naik Private Jet Setelah Tertimpa Lemari Parfum Reino Barack

Baca: Laga All Star Kalsel vs All Star Tanahlaut, Bupati Sukamta Dijaga Ketat Eks Barito Putera

"Secara umum berjalan baik dan lancar untuk proses PSU di tujuh TPS dan pelaksanaannya sesuai koridor waktu yang ditentukan," kata Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel, Erna Kasypiah.

Hanya menurutnya di beberapa titik TPS memang berada di lokasi cukup terpencil dan harus menempuh medan ekstrim untuk bisa dicapai dan juga menjadi tantangan tersendiri bagi KPU menyiapkan Logistik PSU.

Erna menjelaskan, dari laporan yang diterima dan hasil pengamatannya penyelenggaraan PSU tidak mengurangi tingkat partisipasi masyarakat Pemilih di masing-masing TPS tersebut.

Bahkan di TPS di Kabupaten Banjar yang menggelar PSU, menurut Erna partisipasi masyarakat sangat tinggi.

"Di Kabupaten Banjar di salah satu TPS hampir 95 persen Pemilih dalam DPT hadir dari total 290an Pemilih," kata Erna.

Dari sisi kesiapan logistik, Erna nyatakan KPU dapat dengan baik persiapkan logistik serta kesiapan lainnya untuk gelar PSU di lokasi-lokasi tersebut.

Ada dua penyebab utama dilaksanakannya PSU di beberapa TPS di Kalsel yaitu karena adanya Pemilih diluar DPT yang mencoblos tanpa memiliki formulir A5 dan keadaan dibukanya kotak suara Pemilu tanpa mengikuti prosedur yang diatur.

Dijelaskan Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji, pelaksanaan PSU dilakukan pada dua waktu berbeda.

Dimana di TPS 03 Desa Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah (HST), TPS 02 Desa Btu Piring, Kecamatan Paringin Selatan, Balangan, TPS 20 Desa Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara (HSU) dan di TPS 06 Desa Palampitan Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU dilaksanakan pada Kamis (25/4/2019).

Baca: Kelakuan Syahrini di Kamar Bikin Reino Barack Takjub, Incess Dapat Pujian dari Eks Luna Maya

Baca: Raffi Ahmad Blak-blakan Ingin Seperti Hotman Paris, Suami Nagita Slavina Mau Dekat Cewek Lain

Sedangkan di TPS 05 dan TPS 11 Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron, Banjar serta di TPS 03 Desa Haratai, Kecamatan Loksado, Hulu Sungai Selatan, PSU dilaksanakan pada Sabtu (27/4/2019).

"Sudah semua dilaksanakan dan terakhir memang tanggal 27 April itu batas terakhir sepuluh hari setelah pemungutan 17 April," kata Sarmuji.

Dari aspek anggaran, seluruh pelaksanaan PSU di tujuh TPS di lima Kabupaten di Kalsel tersebut menurut Sarmuji dialokasikan dalam anggaran KPU. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved