Pemilu 2019

Caleg di Cimahi Tarik Bantuan Aspal yang Sudah Diserahkan ke Warga, Ternyata Ini Penyebabnya

eorang Caleg DPRD Kota Cimahi, Jawa Barat, dari Partai Gerindra berinisial HY menarik bantuan yang telah diberikan kepada warga.

Caleg di Cimahi Tarik Bantuan Aspal yang Sudah Diserahkan ke Warga, Ternyata Ini Penyebabnya
Tribun Batam
Pemilu 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang Caleg DPRD Kota Cimahi, Jawa Barat, dari Partai Gerindra berinisial HY menarik bantuan yang telah diberikan kepada warga.

Hal itu dilakukannya karena diduga caleg tersebut tidak puas dengan raihan suara pada Pemilihan Legislatif atau Pileg 2019 yang jumlahnya sangat minim dan tidak sesuai target.

Dikutip dari Tribun Jabar, HY menarik bantuan berupa aspal yang akan digunakan untuk memperbaiki jalan di sekitar kompleks Puri Cipageran 1 Blok H2, RT 2/28, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Ketua RT setempat, Ade Aso mengatakan, bahwa memang raihan suara HY kurang baik di wilayah tersebut, hanya sekitar lima suara.

"Mungkin dia melakukan hal itu karena perolehan suara HY di daerah itu hanya sedikit. Memang berdasarkan informasi, suara milik HY cukup minim, tidak lebih dari lima suara sepertinya," ujar Ade, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (26/4/2019).

Baca: Viral Kotak Suara Dipindah ke Gudang di Bekasi, Ketua KPU Akui Ada yang Tak Digembok

Baca: 5 Fakta di Balik Pembakaran Sejumlah Kotak Suara, dari Caleg PDIP yang Kecewa hingga Orang Misterius

Baca: Petugas KPPS Terus Berjatuhan, Jumlah Meninggal Dunia Mencapai 272, Terbaru Terjadi di Makassar

Ade mengatakan, awalnya memang HY memberikan bantuan kepada warga di wilayahnya berupa aspal.

"Sebelum pencoblosan saya dapat informasi ada caleg yang nyumbang aspal, ya saya persilakan saja. Tapi ketemu langsung atau obrolan dan perjanjian dengan saya langsung tidak pernah," ujarnya.

Meski mendapat kiriman aspal dari HY, warga tak langsung memanfaatkan bantuan material tersebut. Aspal itu disimpan di bawah pohon lengkeng di taman kecil.

Ade meminta warga jangan dulu menggunakan aspal itu karena khawatir terjadi sesuatu.

Pihak HY bersama pendukungnya kemudian mengambil kembali bantuan aspal pada Kamis (25/4/2019).

Meski HY menarik bantuan yang telah diberikan, Ade mengatakan bahwa masyarakat di wilayahnya tak mempermasalahkan hal tersebut.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved