Tajuk

Mei 2019: Endgame

LUSA, kita memasuki bulan kelima penanggalan Masehi: Mei. Bagi Indonesia, Mei bulan bersejarah bagi perjalanan bangsa

Mei 2019: Endgame
capture youtube @kompastv
Hasil perhitungan sementara real count KPU Pilpres 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - LUSA, kita memasuki bulan kelima penanggalan Masehi: Mei. Bagi Indonesia, Mei bulan bersejarah bagi perjalanan bangsa ini di segala bidang, politik, ekonomi, hukum maupun sosial budaya.

Mei, 21 tahun lalu, tepatnya tanggal 21 adalah tonggak sejarah yang tak mungkin terlupakan. Pada hari itu, rezim Orde Baru (Orba) yang berkuasa puluhan tahun, runtuh dengan ditandainya mundurnya Soeharto sebagai presiden.

Runtuhnya rezim Orba menandai pula mulai bergeraknya roda reformasi, yang hingga kini masih bergulir.

Mei tahun ini, 2019, juga akan menorehkan sejarah perpolitikan negara. Pada bulan ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil pemungutan suara yang sudah digelar secara serentak pada 17 April lalu.

Adalah hasil pemilihan presiden (Pilpres) yang paling dinanti masyarakat. Terlepas nanti masih bisa digugat melalui Mahkamah Konstitusi (MK), keputusan KPU sangatlah ditunggu untuk mengakhiri polemik bertensi panas dari kedua kubu.

Di tingkat grass root (akar rumput), persaingan kedua kubu sedemikian keras. Masing-masing bersikukuh jagoannya sebagai pemenang. Sesuai konstitusi, KPU-lah yang memegang palu keputusan pemenang pemilu. Dalam hitungan hari, palu itu akan diketukkan. KPU mengisyaratkan maksimal pada 22 Mei mendatang.

Harapannya, keputusan itu bisa diterima kedua kubu dengan legawa. Apapun itu: menang atau kalah. Kalaupun ada yang protes, disalurkan melalui jalur hukum, bukan melalui kuat-kuatan fisik, juga lewat penyebaran fitnah dan hoaks.

Semoga, seperti halnya pada 1998 lalu, Mei 2019 ini kembali menjadi bulan pemersatu menuju perubahan ke arah lebih baik. Menjadi bulan yang baik pula untuk kembali merekatkan persaudaraan sebagai sesama warga negara.

Terlebih, masih pada bulan ini, umat Islam yang merupakan mayoritas di negara ini, menjalankan ibadah puasa. Semua diharapkan bisa menahan diri dan menghargai perbedaan.

Sudah sepatutnya, perbedaan, perseteruan, pertikaian dan polarisasi yang terjadi selama ini, diakhiri. Semua harus bangkit dalam persatuan untuk melawan dan mengakhiri upaya-upaya dari pihak-pihak yang ingin melemahkan dan memecah belah negara ini untuk kepentingan kelompok.

Ya, semua harus kembali berjuang bersama, bahu-membahu memulihkan bangsa dan negara ini seperti yang dilakukan para superhero Avengers saat melawan musuh terkuatnya, Thanos dalam film Avengers: Endgame.

Jadikan “Mei 2019: Endgame” sebagai tonggak makin kuatnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasar Pancasila. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved