Kriminalitas Banjarmasin

NEWSVIDEO : Polda Kalsel Ungkap Jaringan Sindikat Narkoba Lapas Teluk Dalam dan Sabu Asal Malaysia

Selain mengamankan sejumlah tersangka yang terlibat di jaringan narkoba pihaknya juga menyita sebanyak 1.533,02 gram atau 1,5 kilogram sabu.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel belum lama tadi mengungkap jaringan narkoba.

Selain mengamankan sejumlah tersangka yang terlibat di jaringan narkoba pihaknya juga menyita sebanyak 1.533,02 gram atau 1,5 kilogram sabu.

Direktur Ditresnarkoba, Kombes Pol Wisnu Widarto saat melaksanakan press releasenya, Selasa (30/4/2019) mengatakan pengungkapan yang dilakukan pihaknya itu berlangsung selama sepekan.

Dari pengungkapan tersebut menyeret sedikitnya sembilan nama tersangka dan barang bukti narkoba sebesar 1.533,02 gram sabu dan 80,5 butir ekstasi.

Baca: Kejari Batola Musnahkan Ratusan Barang Bukti Kejahatan, Mulai Senjata Api hingga Bir Hitam

Sembilan tersangka itu merupakan anggota tiga sindikat jaringan narkoba, dua diantaranya berasal dari luar Kalsel sedangkan sisanya Banjarmasin.

"Untuk yang pertama merupakan sindikat jaringan asal Kaltara, yang barang bukti berasal dari Malaysia kemudian diserahkan terimakan kepada tersangka di Kaltim, setiba di Banjarmasin, tersangka langsung yang diringkus," jelasnya.

Sedangkan yang kedua, merupakan jaringan sindikat asal Kalimantan Barat, yang asal-usul barang haram pun masih sama yakni berasal dari negeri jiran Malaysia.

Pada pengungkapan ini, pihaknya berhasil mengamankan 122,17 gram sabu dengan 80,5 butir ekstasi serta dua orang tersangka.

Baca: 11 Petugas Penyelenggara Pemilu dan 6 Panwaslu Tanahlaut Sakit Selama Pemilu 2019

Sedangkan yang terakhir, baru tadi pihaknya juga berhasil mengungkap jaringan lokal di Lapas Kelas II Kota Banjarmasin. Pada pengungkapan ini pihaknya berhasil menyita sebesar 5,52 gram dengan menyeret dua orang tersangka.

" Jadi dari barang bukti sebanyak 1.533,02 gram sabu dan 80,5 butir ekstasi tadi, kita berhasil menyelamatkan sebanyak 30.741 orang dari penyalahgunaan narkoba," tutupnya.(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved