Dunia Gawai

Tim Cook Sebut Apple Akan Berakhir, Penjualan Iphone Melorot 17 Persen, Ini Penyebab Utamanya

Apple, perusahaan teknologi berkode AAPL mengatakan penjualannya merosot hingga 17 persen di kuartal I-2019.

Tim Cook Sebut Apple Akan Berakhir, Penjualan Iphone Melorot 17 Persen, Ini Penyebab Utamanya
Istimewa/kompas.com
CEO Apple, Tim Cook saat peluncuran iPhone XR. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Apple, perusahaan teknologi berkode AAPL mengatakan penjualannya merosot hingga 17 persen di kuartal I-2019. Turun 5 persen dari tahun sebelumnya menjadi 58 miliar dollar AS.

Selama bertahun-tahun, bisnis Apple berhasil menjual lebih banyak perangkat. Tapi awal tahun ini penjualan iPhone telah mengalami perlambatan di tengah perang dagang China.

CEO Apple Tim Cook mengatakan, kemungkinan terburuk yang terjadi adalah i-Phone akan berakhir karena Apple melihat tanda-tanda kemajuan industri teknologi di China.

"Dialog perdagangan telah ditingkatkan antara China dan Amerika Serikat. Dan respons pelanggan yang sangat positif terhadap tindakan penetapan harga tersebut," ucap Tim Cook dikutip dari CNN, Rabu (1/5/2019).

Sebelumnya, Apple telah menghadapi persaingan ketat di China dari pesaing lokal seperti Huawei dan Xiaomi. Kedua merek ini menawarkan smartphone lebih murah saat Apple membandrol ponsel dengan label harga lebih tinggi.

Baca: Gencatan Senjata Apple & Qualcomm, iPhone 5G Bakal Dipasangi Modem Samsung

Baca: Gara-gara Intel Lelet, iPhone 5G Terancam Telat, Apple Kemungkinan Beralih ke Huawei

Baca: Beredar Foto Punggung Tablet Berwarna Emas, Apple Disebut-sebut Bakal Rilis iPad Mini 5

Baru-baru ini saja, Apple mengurangi harga beberapa produknya hampir 6 persen, termasuk iPhone XS dan XR.

Meski demikian, Apple masih harus menempuh jalan panjang untuk mulai tumbuh lagi di China. Di kuartal I-2019, Apple membukukan pendapatan 10,2 miliar dollar AS di China, turun 21 persen dari 13 miliar dollar AS pada periode yang sama tahun lalu.

"Sementara China terus menjajakan ponsel murah, tampaknya Apple melihat pelemahan dalam beberapa minggu terakhir," kata Daniel Ives, seorang analis di Wedbush, dikutip CNN, Rabu (1/5/2019).

Video yang diputar di layar iPhone X
Video yang diputar di layar iPhone X (kompas.com)

Kendati turun, hal ini tak serta merta membuat Cook pasrah dengan keadaan pasar. Apalagi lima bulam sebelumnya, Cook pernah berkata akan mengambil langkah.

Langkah tersebut terlihat ketika Apple mengurangi produksi Iphone dengan pertumbuhan berkelanjutan dalam bisnis layanan digitalnya. Dari sini, segmen layanan seperti Apple Pay, Apple Care, dan Apple Music, menghasilkan rekor pendapatan 11,5 miliar dollar AS, meningkat 16 persen dari tahun lalu.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved