Pemilu 2019

Kronologi Rusuh di Bawaslu PALI yang Dituntut Pemilu 2019 Ulang, 25 Warga Diamankan, 11 Polisi Luka

kronologi kerusuhan di Bawaslu PALI dari pendemo menuntut Pemilu 2019 diulang. Sebanyak 25 warga diamankan dan sejumlah polisi terluka

Kronologi Rusuh di Bawaslu PALI yang Dituntut Pemilu 2019 Ulang, 25 Warga Diamankan, 11 Polisi Luka
Tribun Sumsel/RAIGAN
Massa aksi bentrok dengan petugas pengamanan di Bawaslu Kabupaten PALI, Jumat (3/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ini kronologi kerusuhan di Bawaslu PALI dari pendemo menuntut Pemilu 2019 diulang atau pemilu ulang. Sebanyak 25 warga diamankan dan sejumlah polisi terluka.

Ya, Kericuhan terjadi di depan kantor Bawaslu PALI terkait tuntutan Pemilu 2019 ulang, Jumat (3/5/2019).

Sejumlah anggota Polisi dan TNI menjadi korban lemparan batu yang dilakukan massa yang tidak bisa masuk ke kantor Bawaslu PALI.

Massa ini merupakan pendukung dari lima calon legislatif (Caleg) berasal dari PALI.

Baca: Kejadian Aneh yang Bikin Reino Barack Pilih Syahrini, Lalu Mantap Lupakan Kisah Bersama Luna Maya

Lima caleg ini, mengerahkan massa agar meminta untuk dilakukan pemilihan ulang di dua wilayah.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, membenarkan ada massa yang melempar batu karena tidak bisa masuk ke kantor Bawaslu.

Massa tetap memaksa masuk meski sudah ada perwakilan dari masing-masing caleg yang diterima pihak Bawaslu.

"Karena berupaya untuk masuk, sehingga ditahan agar tidak masuk. Karena, sudah ada perwakilan mereka yang diterima. Akan tetapi, tiba-tiba langsung ada pelemparan batu ke arah anggota," ujar Supriadi, Jumat (3/5/2019).

Menurut Supriadi, awalnya massa melakukan unjuk rasa di kantor KPU.

Akan tetapi, diarahkan Kapolres Muaraenim untuk ke Bawaslu. Karena, ranah untuk mengadukan kecurangan berada di Bawaslu bukan berada di KPU.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved