Berita Kalteng

Selama Ramadan Pelajar Kalteng Diberikan Penguatan Keagamaan

Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, tidak akan meliburkan secara total proses belajar mengajar di sekolah selama Bulan Ramadan.

Selama Ramadan Pelajar Kalteng Diberikan Penguatan Keagamaan
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)
Kadisdik Kalteng, Slamet Winaryo 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, tidak akan meliburkan secara total proses belajar mengajar di sekolah selama Bulan Ramadan, selama dua minggu kegiatan di sekolah akan diarahkan untuk penguatan kegiatan keagamaan di sekolah masing-masing.

Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Slamet Winaryo, Jumat (3/5/2019) , mengatakan, dalam bulan ramadan memang akan ada dua minggu libur pada awal Ramadan selama seminggu dan akhir Bulan Puasa juga akan ada libur selama seminggu, sedangkan dua minggu dalam bulan tersebut akan diisi dengan kegiatan keagamaan.

Dikatakan, penguatan kegiatan keagamaan selama Bulan Ramadan tersebut bukan hanya diberikan hanya kepada pelajar yang beragama islam saja, tetapi semua pelajar dari agama apapun akan diberikan kegiatan yang sama sesuai dengan program bidang studi agama masing-masing, di sekolah masing-masing.

Baca: Pelajar dan Mahasiswa Kalteng Diberikan Pengetahuan Ekonomi Syariah

Baca: Ramadhan 1440, Siti Badriah Ketiban Job Sinden, Begini Perasaanya Gantikan Dewi Perssik

Baca: Nikita Mirzani Sebut Nama Anaknya, Tanpa Dipo Latief Tetapi Cantumkan Nama Mawardi , Ini Alasannya

Baca: The Gunners Jaga Kans ke Final Liga Europa, Hasil Akhir Arsenal VS Valencia 3 - 1

Lebih jauh dia mengatakan, selama Bulan Ramadan mendatang proses belajar mengajar tetap dilakukan namun dengan metode penguatan bidang keagamaan."Jadi proses belajar tetap, tetapi lebih kepada pendidikan karakter, namun memang seminggu awal puasa ada libur juga seminggu akhir puasa juga ada libur," ujar Slamet.

Sementara itu, Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan, bagi aparatur sipil negara di Kalteng, selama Ramadan juga tetap masuk kerja, tetapi ada pengurangan waktu kerja, yakni setengah jam untuk jam masuk kantor dan setengah jam dipercapat untuk waktu pulangnya.

"Sehingga efektif bekerja dalam satu hari selama ramada mencapai tiga puluh dua setengah jam dam seminggu waktu efektif kerja. Jadi untuk ASN selama Bulan Ramadan tetap bekerja seperti biasa, namun untuk jam kerja ada pengaturannya," ujarnya. banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved