Kriminalitas Kalbar

Gadis 17 Tahun Ini Diperkosa Gara-gara Ikuti Lowongan Pekerjaan Lewat Medsos

Aparat Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, menangkap Agus Parista (48), atas dugaan pemerkosaan gadis berusia 17 tahun

Gadis 17 Tahun Ini Diperkosa Gara-gara Ikuti Lowongan Pekerjaan Lewat Medsos
Thinkstockphotos.com
Ilustrasi: Korban perundungan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK - Aparat Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, menangkap Agus Parista (48), atas dugaan pemerkosaan gadis berusia 17 tahun, dengan modus penerimaan pegawai swalayan fiktif.

Agus ditangkap tanpa perlawanan saat mencoba melarikan diri ke Pasar Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kamis (2/5/2019).

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Husni Ramli mengatakan, perkara itu bermula saat korban mencari lowongan pekerjaan di media sosial.

Saat itu, ia menemukan unggahan yang berisi lowongan pekerjaan di salah satu swalayan di Kota Pontianak.

Dia kemudian membubuhkan komentar dan segera dibalas akun pengunggah, yang ternyata adalah Agus Parista. Obrolan mereka berlanjut sampai chat messenger.

Baca: BREAKING NEWS: Wanita Muda Tanpa Identitas Kritis di THM dan Meninggal di RS, Diduga karena ini

Baca: Diduga Kelelahan Tugas Pemilu 2019, Danramil 09/Sengah Temila Mempawah Divakuasi ke Rumah Sakit

Baca: Pebalap Pemula Bikin Kejutan di Kualifikasi MotoGP Spanyol 2019, Fabio Start Terdepan!

"Korban lalu menanyakan alamat Agus, untuk mengantarkan surat lamaran pekerjaan," kata Husni kepada Kompas.com, Sabtu (4/5/2019).

Pada Selasa (30/4/2019), korban datang membawa berkas lamaran ke rumah Agus di Jalan Danau Sentarum, Pontianak.

Husni menuturkan, saat itu korban datang seorang diri. Setibanya di rumah pelaku, ia sempat menunggu di luar rumah hingga akhirnya dipersilakan masuk ke dalam oleh pelaku.

Di dalam rumah, sambil mengecek surat lamaran dan berjalan di depan korban, pelaku lalu menutup pintu dan menguncinya.

Dalam keadaan rumah terkunci, pelaku lalu megeluarkan pisau dan mengarahkan benda tajam itu ke leher korban sambil meminta korban untuk tidak teriak.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved