Berita Kalbar

PPK Ini Dilaporkan ke Bawaslu karena Hasil Pleno Kecamatan Beda Dengan Hitungan Form C1

Penyelenggara Pemilu 2019 tingkat Kecamatan di Kabupaten Landak, kembali mendapat laporan pelanggaran administratif Pemilu ke Bawaslu.

PPK Ini Dilaporkan ke Bawaslu karena Hasil Pleno Kecamatan Beda Dengan Hitungan Form C1
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sidang Administratif Secara Cepat oleh Bawaslu Landak terhadap PPK Sengah Temila sebagai terlapor pada Rabu (1/4/5/2019) kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LANDAK - Perhitungan tidak beres, penyelenggara Pemilu 2019 tingkat Kecamatan di Kabupaten Landak, kembali mendapat laporan pelanggaran administratif Pemilu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Landak.

Penyelenggara Pemilu yang dilaporkan tersebut adalah PPK Sengah Temila, karena diduga melakukan perubahan suara figur. Sebab hasil pleno rekapitulasi di PPK, hasilnya berbeda dengan milik saksi pada C1 TPS.

Pihak yang melaporkan tersebut adalah Leonardus Tommy, yang merupakan tim sukses dari Calon Legislatif (Caleg) Partai Hanura nomor urut 1 dari Dapil 2.

"Kami melaporkan pada Selasa tanggal 30 April kemarin, dan sidang dilaksanakan pada tanggal 1 Mei kemarin," ujar Tommy kepada Tribun di Ngabang pada Sabtu (4/5/2019).

Dijelaskan Tommy, yang dilaporkan pihaknya adalah perubahan suara figur Caleg DPRD Landak Dapil 2, yakni dari Partai Hanura dan PSI.

Baca: Enam KPU Kabupaten/Kota di Kalsel Sudah Selesaikan Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2019

Dimana dari Form C1 di beberapa TPS di Desa Sebatih dan Desa Aur Sampuk, hasilnya berbeda dengan apa yang di plenokan oleh PPK Sengah Temila.

"Seperti di Desa Sebatih pada Form C1 TPS 1, perolehan suara Caleg dari PSI nomor urut 1 mendapat 132 suara. Tetapi pada pleno tingkat Kecamatan nihil," kata Tommy.

Lanjutnya lagi, kemudian Form C1 di TPS 3 perolehan suara Caleg PSI nomor urut 1 memperoleh 32 suara. Tetapi pada pleno tingkat Kecamatan nihil juga.

Berikutnya adalah Form C1 masih di TPS 1, perolehan suara Caleg Partai Hanura nomor urut 4 tidak mendapatkan suara. Tetapi pada pleno di tingkat Kecamatan mendapat 100 suara.

"Dari data kami, Caleg PSI nomor urut 1 dari beberapa TPS mendapatkan 661 suara. Tetapi pada pleno di tingkat Kecamatan nihil," jelasnya

Baca: Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 KPU Kota Banjarmasin Terkendala Selisih Data DPT

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved