BPOST Cetak

Puluhan Petugas Panwas Belum Dibayar, Dijanjikan Sebelum Pencoblosan

Sejumlah petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di daerah ini belum menerima haknya berupa honor.

Puluhan Petugas Panwas Belum Dibayar, Dijanjikan Sebelum Pencoblosan
banjarmasinpost Cetak
Banjarmasinpost Edisi Cetak Sabtu (4/5/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Proses perhitungan suara Pemilu 2019 tengah berlangsung termasuk di Kalimantan Selatan. Itu setelah petugas menggelar pencoblosan pada Rabu 17 April lalu. Kendati tugas mengawal pencoblosan, yang merupakan puncaknya pemilu, telah dilakukan, sejumlah petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di daerah ini belum menerima haknya berupa honor.

Ini seperti yang terjadi pada petugas Panwaslu Banjarmasin. Sebanyak 52 petugas di tingkat kelurahan dan 15 petugas di tingkat kecamatan belum menerima honor untuk April.

Masalah ini dikeluhkan seorang petugas di tingkat kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Barat kepada BPost, Jumat (3/5). Petugas yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan saat bimbingan teknis yang digelar Bawaslu Kota Banjarmasin di Hotel Royal Jelita beberapa waktu sebelum pencoblosan, honor mereka akan dibayarkan sebelum pencoblosan. “Waktu rapat itu, kami dijanjikan akan dibayarkan sebelum pencoblosan. Tapi sampai sekarang belum,” ujarnya seraya mengatakan dia bertugas bersama sembilan rekan di tingkat kelurahan.

Baca: Refleksi Hardiknas 2019, Menguatkan Pendidikan dan Memajukan Kebudayaan

Baca: Berebut Kursi Sekolah

Baca:  Si Palui: Ma-amalakan Daging

Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin, M Yasar membenarkan hal tersebut. Namun Yasar menyatakan sebagian honor petugas belum dibayar bukan karena ada kendala, melainkan dalam proses administrasi.

Dia menjelaskan proses pembayaran honor pada Bawaslu dilakukan berjenjang. Dana awalnya diterima Bawaslu Provinsi lalu diserahkan ke Bawaslu Kota dan selanjutnya disalurkan ke Panwas ad hoc termasuk Panwas di kecamatan, kelurahan hingga pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat ini honor Panwas ad hoc untuk April masih dalam proses administrasi di Bawaslu Kota Banjarmasin. “Sekarang masih proses pengamprahan dari Bawaslu Kota. Insya Allah dalam minggu-minggu ini (cair),” kata Yasar.

Total honor Panwas ad hoc untuk April yang masih diproses, menurut Yasar, sebesar Rp 69.800.000. Itu untuk 52 petugas Panwas tingkat kelurahan yang masing-masing sebesar Rp 900.000 dan 15 Panwas tingkat kecamatan yang masing-masing sebesar Rp 1.500.000 untuk anggota dan Rp 1.600.000 untuk ketua.

Yasar juga menegaskan Bawaslu akan membayarkan honor petugas setelah pekerjaan selesai.

Ternyata masalah serupa dialami petugas Panwas di kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Tanahbumbu.

“Untuk bulan April belum, Mei belum juga. Tidak tetap waktunya (pembayaran). Honor saya Rp 900.000 per bulan,” kata Raimulah, petugas Panwas tingkat desa di Kecamatan Kusan Hilir, Jumat (3/5).

Dia pun mengatakan dijanjikan honornya dibayar sebelum pencoblosan. Namun kenyataannya sudah hampir dua bulan gaji mereka belum dibayar.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved