Pilpres 2019

Penemuan 2 Kardus Form C1 dari Boyolali, Seknas BPN Minta Polisi Periksa Sopir Siapa yang Order

Karena tidak merasa memiliki kedua kardus tersebut, Pihak Seknas Prabowo-Sandi akan melaporkan hal itu ke Bawaslu DKI Jakarta.

Penemuan 2 Kardus Form C1 dari Boyolali, Seknas BPN Minta Polisi Periksa Sopir Siapa yang Order
(KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)
Kardus berisi ribuan formulit C1 asal Boyolali, Jawa Tengah yang ditemukan polisi di Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - CEO Sekretaris Nasional Prabowo-Sandi, M Taufik, membantah bahwa dua kardus formulir C1 asal Kabupaten Boyolali yang diamankan polisi tersebut milik Seknas Prabowo-Sandi.

"Kalau Seknas kop suratnya musti begini ada ini (menunjukkan tanda Seknas) dan kalau saya yang mengeluarkan surat ada tulisannya Sekretaris Nasional," kata Taufik, kemarin.

Karena tidak merasa memiliki kedua kardus tersebut, Pihak Seknas Prabowo-Sandi akan melaporkan hal itu ke Bawaslu DKI Jakarta.

"Kami melakukan langkah hukum. Makanya tadi tim advokasi kami mendatangi Bawaslu DKI," kata Taufik.

Selain melapor ke Bawaslu, Taufik akan membuat laporan ke polisi dan meminta agar polisi memeriksa sopir mobil Sigra yang membawa dua kardus tersebut.

Baca: Alasan di Balik Keresahan Kubu 02 Mengenai Situng KPU, Minta Diaudit Sampai Dihentikan 

Apalagi, formulir tersebut juga berisi tanda tangan Taufik tetapi tanpa kop surat Seknas Prabowo-Sandi.

"Buat laporan ke polisi. Kuak dan buka dong kejadian yang sebenarnya. Kan gampang menelusuri sebab riwayat pemesanannya ada. Siapa yang mesan mobil itu. Terus di mana diambilnya. Jadi kan bisa ditanya ke sopirnya itu siapa yang order, masa jin yang mesan kan tidak," kata dia.

Sebelumnya, badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat menerima laporan dari Polres Jakarta Pusat tentang penemuan dua kardus berisi salinan formulir C1 asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada akhir pekan lalu. 

Dua kardus salinan formulir C1 tersebut ditemukan di dalam sebuah mobil oleh polisi.

Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, Polres Jakarta Pusat menemukan salinan formulir itu saat tengah melakukan operasi lalu lintas di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019) lalu.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved