Berita Kalteng

Tokoh Agama Sikapi Rencana Pemindahan Ibu Kota RI ke Palangkaraya

Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/5/2019) untuk melakukan pemantauan lokasi yang akan dijadikan

Tokoh Agama Sikapi Rencana Pemindahan Ibu Kota RI ke Palangkaraya
tribunkalteng.co/fathurahman
H Syamsuri Yusuf, Wakil Ketua MUI Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/5/2019) untuk melakukan pemantauan lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat pembangunan perkantoran Pemerintahan Republik Indonesia diapresiasi tokoh agama di Bumi Tambun Bungai.

Rencana pemindahan ke luar Jawa yang salah satunya dipilih adalah Palangkaraya sangat diapresiasi oleh tokoh masyarakat tokoh agama dan tokoh adat di Kalteng karena dianggap merupakan suatu penghargaan untuk bumi tambun bungai.

Banyak harapan warga Kalimantan Tengah, jika ibu kota pemerintahan republik Indonesia benar-benar di tempatkan di Palangkaraya atau di Kalimantan Tengah.

Harapannya agar pembangunan semakin cepat dan semakin baik serta berdampak positif bagi masyarakat.

Baca: Tak Hanya Puasa di Bulan Ramadan, Dunia Kesehatan Juga Mengenal Beberapa Jenis Puasa ini

Baca: Akun Facebook Aidil Dibanjiri Komentar Miring, Diduga Pembunuh Istri dan Dua Anak di Aceh Utara

Baca: Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan 1440 H/2019, Simak Sejumlah Sunnah Rasulullah Soal Berbuka Puasa

Baca: Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Dipastikan Gagal ke DPR RI, Sempat Kirim Surat ke Lembaga Ini

Salah satu tokoh agama di Kalimantan Tengah Haji Syamsuri Yusuf yang merupakan wakil ketua majelis ulama Indonesia Kalteng, mengapresiasi rencana pemindahan ibu kota pemerintahan republik Indonesia.

Samsuri Yusuf yang juga dosen di Universitas Palangkaraya ini, mengatakan, pengkajian yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat terhadap Palangkaraya sebagai salah satu alternatif calon ibu kota pemerintahan sudah benar-benar matang dan baik.

Palangkaraya, Kabupaten Gunung Mas, dan Katingan dianggap layak untuk dibangun perkantoran pemerintah republik Indonesia.

"Sebagai warga Indonesia, Kalteng adalah bagian dari NKRI, tentu kami harus taat kepada pemerintah yang telah mengkaji meneliti, Provinsi Kalimantan Tengah layak sebagai salah satu provinsi yang jadi alternatif sebagai ibu kota pemerintahan republik Indonesia tersebut, tentu harapannya akan berdampak baik untuk rakyat Kalteng," harapnya.

banjarmasinpost.co.id /Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved