Pemilu 2019

Bawaslu Kalteng Cuma Terima Satu Tembusan Laporan Dugaan Kecurangan Pemilu, Partai Gerindra Ditunggu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah, masih menunggu jika ada laporan resmi dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu

Bawaslu Kalteng Cuma Terima Satu Tembusan Laporan Dugaan Kecurangan Pemilu, Partai Gerindra Ditunggu
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Komisioner divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Kalteng, Hj Siti Wahidah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah, masih menunggu jika ada laporan resmi dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Presiden maupun Pemilu Legislatif yang telah dilaksanakan 17 April 2019 yang lalu.

Sedangkan pelaksanaan, rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU Kalteng, hingga, Rabu (8/5/2019) masih terus berlanjut. Pelaksanaan rapat pleno belum selesai dilakukan oleh KPU yang terpusat di Ballroom Hotel Aquarius Palangkaraya dengan pengamanan yang eskstra ketat.

Komisioner divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Kalteng Hj Siti Wahidah menyatakan, Badan Pengawas Pemilu belum menerima laporan resmi atau temuan terkait pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilu dan Pileg yang lalu, demikian juga dengan laporan tidak netralnya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan paserta pada pemilu 2019, yang lalu.

Baca: Tak Datang ke Dinner Pernikahan Syahrini-Reino Barack, Ivan Gunawan Ditelponi Ayu Ting Ting Tapi?

Baca: Nabi Muhammad SAW Menganjurkan Buka Puasa dengan Kurma, ini Maknanya Menurut Ahli Gizi

Baca: Ini Film-film Marvel Bakal Rilis Usai Avengers: Endgame, dari Black Widow hingga Black Panther 2

“Jika cuma mendengar isu terkait adanya kecurangan, ya ada saja, tetapi tidak ditemukan bukti di lapangan, dan belum ada laporan resminya ke Bawaslu Kalteng, tentu belum bisa diproses secara hukum," kata komisioner Bawaslu Siti Wahidah.

Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legisaltif (Pileg) 2019 kali ini, belum ada laporan resmi adanya kecurangan dari para caleg atau tim pemenangan capres." Kami hanya menerima satu tembusan laporan saja, dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

"Masih ditunggu, laporan konkrit dari Partai Gerindra terkait kecurangan yang disangkakan, dilakukan secara sitematis dan terstruktur oleh oknum tertentu, tentu apabila memenuhi unsur pelanggaran kita siap memproses,” ucap dia.

Sementara itu, hasil pengamatan bawaslu setempat, pada rapat pleno yang dilakukan hingga saat ini memang ada perubahan data pemilih untuk semua kabupaten dan kota. Namun perubahan itu tak berpengaruh kepada hasil suara, karena tidak signifikan." Contohnya, ada seorang pemilih pindah provinsi, sesuai aturan dia akan mendapatkan satu suara saja untuk memilih presiden dan wakil presiden," saja.

(banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved