Berita Kalteng

Pemprov Kalteng Siap Tambah Insentif Petugas KPPS, Rekrutmen Anggota Harus Pakai Tes Kesehatan

pelaksanaan Pileg dan Pilpres di Kalteng yang lalu ada sebanyak 70 orang petugas penyelenggara KPU seperti KPPS, PPK maupun Anggota KPU

Pemprov Kalteng Siap Tambah Insentif Petugas KPPS, Rekrutmen Anggota Harus Pakai Tes Kesehatan
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Petugas KPPS dalam Pileg dan Pilpres yang lalu di Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) secara serentak yang dilaksanakan belum lama ini banyak menimbulkan korban dari Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Berdasarkan keterangan Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim, hingga, Rabu (9/5/2019) dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres di Kalteng yang lalu ada sebanyak 70 orang petugas penyelenggara KPU seperti KPPS, PPK maupun Anggota KPU yang mengalami sakit saat bertugas sedangkan yang meninggal dunia ada empat orang.

Harmain mengatakan, bagi penyelengara KPPS yang meninggal dunia ada empat orang dan telah dilaporkan ke KPU- RI, sehingga diberikan santunan masing-masing Rp36 juta, sedangkan yang sakit masih dalam verifikasi jenis sakit yang diderita, untuk pemberian santunan bagi yang memang layak diberikan santunan.

Baca: Segi Tiga Emas Siap Jadi Ibu Kota RI, Jokowi : Pasti Ada Alasan Besar Soekarno Pilih Palangkaraya

Baca: Pencarian Ibu Kota Baru, Jokowi Dapat Feeling di Gunung Mas Kalteng, Mau 300 Hekare Lebih Siap

Sementara itu, Kalangan DPRD Kalteng, mengusulkan penambahan insentif bagi petugas KPPS dan lainnya karena pola pemilu yang digabung cukup menyita tenaga dan waktu sehingga banyaknya kejadian petugas penyelenggara pemilu yang bertumbangan akibat sakit karena kelelahan bahkan juga ada yang meninggal dunia.

"Memang idealnya tunjangan atau insentif bagi petugas penyelenggara pemilu tersebut di tambah sehingga mereka bisa lebih baik lagi dalam bekerja karena ditunjang dengan anggaran yang memadai.Ini, akan kami bicarakan lagi dengan KPU dan Pemprov Kalteng untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya," ujar Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kalteng, Freddy Ering.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan, soal rencana penambahan anggaran untuk penyelenggara pemilu tersebut, pihak Pemprov Kalteng siap saja jika setelah dilakukan pertemuan dan ada kesepakatan untuk menaikkan insentif penyelenggara pemilu tersebut

"Kami siap saja jika sudah dibicarakan, tetapi saya juga mengharapkan dalam seleksi anggota KPPS maupun PPK selayaknya juga dilakukan tes kesehatan terhadap calon anggota KPPS maupun PPS tersebut, agar dalam pelaksanaan pemilu mendatang tidak adalagi kejadian seperti pelaksanaan pemilu kemarin," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved