Tajuk

Pusat Indonesia

Presiden Joko Widodo sudah menyatakan, ada empat alternatif lokasi baru ibu kota RI, yaitu di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan

Pusat Indonesia
Anggun/Humas
Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat berdiskusi di Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, saat mengunjungi lokasi tersebut Selasa (7/5/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - WACANA pemindahan ibu kota dan pusat pemerintahan keluar dari Pulau Jawa makin mendekati kenyataan. Presiden Joko Widodo sudah menyatakan, ada empat alternatif lokasi baru ibu kota RI, yaitu di Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat.

Munculnya empat lokasi tersebut makin menguat setelah empat kepala daerah diundang ke Jakarta untuk menyampaikan potensi lokasi yang diunggulkan menjadi calon tempat ibu kota negara dibangun.

Namun, hingga Rabu (8/5), cuma dua lokasi yang dikunjungi presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut, yaitu di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Sedang ke Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat, hingga kini belum ditentukan kapan akan dikunjungi.

Apakah alternatif lokasi di mana ibu kota baru bakal dibangun sudah menyempit menjadi dua lokasi? Bisa iya, namun bisa juga tidak, karena hasil peninjauan lokasi itu yang bakal menentukan apakah tempat tersebut layak menjadi pengganti Jakarta.

Namun kepastian calon lokasi ibu kota terletak di Pulau Kalimantan sudah dinyatakan Jokowi sejak beberapa hari lalu. Pulau Kalimantan dikatakan sebagai lokasi yang berada di tengah-tengah Nusantara, tidak jauh ke Indonesia Bagian Barat atau ke Indonesia Bagian Timur.

Dari berbagai persiapan menjadi ibu kota negara, nama Palangkaraya mencuat sejak lama. Pasalnya, sejak zamam Presiden Soekarno, lokasi ini memang digadang-gadang sebagai pengganti DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan di Indonesia.

Bahkan, landscape Kota Palangkaraya dikabarkan sudah disiapkan dan disusun berdasarkan keperluan berbagai lokasi perkantoran pemerintah pusat. Hal itu yang dikatakan sebagai modal kuat Kalimantan Tengah menjadi lokasi baru ibu kota Indonesia.

Bagaimana dengan Kalimantan Selatan? Meski Gubernur Sahbirin Noor juga menyampaikan keunggulan Banua agar dipilih menjadi lokasi perpindahan ibu kota di hadapan staf kepresidenan, Senin (6/5) lalu, namun belum ada kabar kapan Presiden Jokowi akan ke Kalsel.

Seperti kota-kota lain yang ada di Kalimantan, Kalsel memang menjadi kandidat kuat sebagai lokasi baru ibu kota negara, karena di sini sangat jarang terjadi bencana alam seperti gempa.

Kalsel juga berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) 1 dan 2, sehingga memiliki pesisir yang luar biasa dan bisa dijadikan pelabuhan internasional karena kedalaman lautnya memenuhi persyaratan untuk kapal-kapal besar yang bersandar.

Pegunungan Meratus juga menjadi keunggulan dari Kalsel kalau dipilih menjadi ibu kota, karena memiliki banyak resapan air sebagai cadangan pasokan air bersih bagi kebutuhan warga ibu kota.

Bagi warganya, kalau Kalsel dipilih menjadi lokasi baru ibu kota negara pengganti DKI Jakarta, jelas akan mempercepat berbagai pembangunan mulai infrastruktur hingga jaringan-jaringan transportasi yang kini sudah dipersiapkan Pemrov Kalsel dalam Proyek Banjarbakula. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved