Berita Kalteng

Masih Banyak Guru di Kalteng Belum Paham Komputer, LPMP Selenggarakan ini

Lembaga penjaminan mutu pendidikan (LPMP) Kalimantan Tengah terus melakukan pemetaan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai, agar kualitas

Masih Banyak Guru di Kalteng Belum Paham Komputer, LPMP Selenggarakan ini
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Kepala LPMP Kalteng, Sukaryanti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Lembaga penjaminan mutu pendidikan (LPMP) Kalimantan Tengah terus melakukan pemetaan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai, agar kualitas pendidikan merata tidak hanya di perkotaan tetapi hingga perdesaan atau pinggiran kota.

Salah satu yang dilakukan adalah menciptakan sekolah-sekolah model atau sekolah percontohan yang diawasi dan dibina oleh LPMP, agar sekolah unggulan tersebut bisa berimbas kepada sekolah yang ada di sekitarnya.

Pemerataan kualitas pendidikan ini sudah ada standar yang ditentukan, yang secara nasional ada delapan standarnya.

Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalteng, Sukaryanti, Jumat (10/5/2019) mengatakan, kualitas standar sekolah model tersebut bukan hanya ditekankan pada para siswa dan siswinya tetapi juga termasuk tenaga pengajarnya.

Baca: Momen Nagita Slavina Bertengkar dengan Rafathar Karena Kuda Poni, Raffi Ahmad Sebut Halu

Baca: Irish Bella Kembali Terciduk Tampil Berhijab Bersama Ammar Zoni, Mantap Hijrah Setelah Nikah?

Baca: Kemarahan Ashanty pada Verrell Bramasta dan Atta Halilintar yang Perlakukan Aurel Hermansyah Begini

Baca: Tangis Ibunda Kriss Hatta Melihat Anaknya Masuk Penjara, Beberkan Sosok Hilda Vitria

"Hingga saat ini masih ada guru yang belum melek teknologi, karena alasan usia, ini harus diberikan pelatihan dan masukan," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya akan melakukan evaluasi secara terus menerus terkait pengimbasan sekolah unggulan atau sekolah model yang dibentuk tersebut yang saat ini jumlahnya mencapai ratusan unit danlokasinya telah menyebar hingga ke pinggiran kota.

Tahun 2018 yang lalu, ada 220 unit sekolah model yang telah dibentuk oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalteng, tahun 2019 ini, jumlah sekolah model yang bertambah mencapai 280 unit, karena program yang dijalankan semakin baik.

Bukan hanya membaik, dengan adanya sekolah model tersebut, ternyata membawa imbas bagi sekolah lainnya, program sekolah model dengan standar yang telah ditetapkan tersebut dianggap berhasil, kemudian dalam tahun 2019, sekolah yang masuk programnya ditambah menjadi 280 unit.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Slamet Winaryo, mengharapkan dengan adanya sekolah model yang diprogramkan oleh LPMP tersebut, kedepannya kualitas pendidikan di Kalteng akan semakin baik.

"Kami optimistis kualitasnya baik dan bisa bersaing, terlebih menyambut rencana pemindahan Ibu Kota RI yang Kalteng juga jadi salah satu alternatifnya, kami siap," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved