Tips Berbuka dengan yang Manis Menghindari Lonjakan Gula Darah

Setelah seharian berpuasa, rasanya sangat menyegarkan jika berbuka dengan yang manis.

Tips Berbuka dengan yang Manis Menghindari Lonjakan Gula Darah
Instagram 5onne
Kudapan saat berbuka puasa ramadan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setelah seharian berpuasa, rasanya sangat menyegarkan jika berbuka dengan yang manis.

Mulai dari es buah, kolak pisang, ubi goreng, atau bahkan hanya sekedar teh manis hangat.

Namun tahukah kamu jika hal itu justru kurang baik untuk kesehatan? Berdasarkan rekomendasi dari British Nutrition Foundation, buka puasa yang baik harus dimulai dengan mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Caranya dengan meminum setidaknya dua gelas air putih (500 ml).

Setelah itu, kita boleh mengonsumsi makanan yang mengandung gula untuk memulihkan energi.

Meski begitu, gula yang sebaiknya dikonsumsi saat berbuka puasa bukanlah gula pasir atau gula buatan lainnya.

Pilihan terbaik adalah gula alami yang terdapat dalam sayur atau buah.
Dengan kata lain, mengonsumsi es buah dan kawan-kawannya bukanlah jawaban.

Efek buruk berbuka dengan yang manis

Berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis sebetulnya merupakan salah satu anjuran.

Ketika manusia berpuasa, kadar gula dalam darah menurun sehingga menyebabkan kita merasa lemas, mengantuk, dan tidak berenergi.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved