Ramadhan 1440 H

Habib Muhamad Ungkap Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa dan Minta Hindarkan Caci Maki

Habib Muhamad dalam Tausiyahnya itu mengaku senang karena camat, lurah dan warga di sini berkumpul untuk mengingat Allah dan memuji Rasulullah SAW.

Habib Muhamad Ungkap Dua Kebahagiaan Orang Berpuasa dan Minta Hindarkan Caci Maki
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Gelaran berbuka bersama di Masjid Baburrahmah Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Meski Wali kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani batal hadir berbuka puasa bersama di Masjid Baburrahmah RT 38 RW 4 Kelurahan Guntungmanggis Kecamatan Landasanulin namun suasana berbuka puasa di masjid setempat tetap berlangsung meriah, Minggu (12/5/2019).

Camat Landasan Ulin, Subehan dan Lurah Guntung Manggis Surowo yang hadir mewakili Wali Kota disambut Maulid Habsy oleh kelompok maulid habsy remaja Masjid Baburrahmah.

Dalam gelaran berbuka puasa bersama itu, juga diisi Tausiyah oleh Habib Muhamad bin Umar Al Hiyt.

Habib Muhamad dalam Tausiyahnya itu mengaku senang karena camat, lurah dan warga di sini berkumpul bersama-sama untuk mengingat Allah dan memuji Rasulullah SAW. Karena pahalanya, sangat besar kegiatan seperti ini

"Saya senang di lingkungan Masjid Baburrahmah ini pemudanya orang tuanya termasuk suka berkumpul bersama-sama untuk kegiatan syiar agama. Kegiatan seperti ini, Allah senang dan turunkan rahmatNya,"ungkapnya.

Baca: Isi Ramadan 1440 H, Mahasiswa STIE Pancasetia Bagi Takjil hingga Paket Perlengkapan Mandi

Baca: Hindari Konvoi dan Coret Baju, Begini yang Dilakukan SMA di Banjarbaru

Baca: Rutan Kandangan Bakal Dipindah, Pemkab HSS Hibahkan Lahan Seluas Lima Hektare di Sungairaya

Rasulullah bersabda dalam hadits kudsi, ada dua kesenangan dan kebahagiaan bagi orang yang berpuasa. Pertama, kesenangan kebahagiaan ketika datangnya berbuka dan yang kedua nanti diakhirat ketika mereka menghadap Allah.

"Pian-pian (anda, red) rasakan jarang kita kumpul seperti ini menunggu azan magrib bahkan kadang mengeluh sudah datang magrib, tapi saat ramadhan ini dari jam lima sudah ditunggu kapan magrib datang,"katanya.

Menurutnya, ini bagian dari kebahagiaan di dunia yakni menunggu berbuka puasa.

"Senang, nggak papa ini kesenangan yang diberikan Allah SWT, cuma alangkah baiknya jika ditambah dalam hati senang karena saya berhasil satu hari melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah, dianjurkan bersyukur bisa salat dengan khusuk, alhamdulillah saya bisa menjahi diri dari hal-hal yang diharamkan,"ungkapnya.

Habib mengtakan, ini kesenangan, memang diberikan oleh Allah bahkan disunahkan disuruh cepat-cepat buka. Selain, dasarnya sudah lapar disuruh cepat-cepat dapat pahala. Jika, menunda nanti-nanti justru makruh.

Halaman
12
Penulis: Hari Widodo
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved