Berita Kalteng

Dampak Rencana Pemindahan Ibu Kota RI, Lahan di Palangkaraya Mulai Jadi Incaran

- Keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menetapkan akan memindahkan ibu kota pemerintahan RI, dari Jakarta ke luar Jawa

Dampak Rencana Pemindahan Ibu Kota RI, Lahan di Palangkaraya Mulai Jadi Incaran
TRIBUNKALTENG.com/faturahman
Taman Pasuk Kameluh Palangkaraya Kalteng yang berada di tepian Sungai Kahayan Sabtu (23/2/2019). Taman ini paling banyak dikunjungi warga Kota Palangkaraya saat hari libur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menetapkan akan memindahkan ibu kota pemerintahan RI, dari Jakarta ke luar Jawa membawa dampak terhadap status lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kota Palangkaraya sebagai salah satu kandidat kuat lokasi ibu kota yang akan dicadangkan sebagai pengganti Jakarta menjadi sasaran bagi sejumlah kalangan untuk membeli lahan di kota cantik.

Sejumlah warga pendatang dari Jakarta, Surabaya , Palembang dan lainnya, mulai melirik lahan di Palangkaraya Kalimantan Tengah untuk dibeli sebagai tempat usaha atau tempat tinggal.

Lodewik CH Iban, salah satu warga Palangkaraya, Senin (13/5/2019) mengaku cukup kewalahan ada beberapa orang yang berminat membeli lahan miliknya setelah mencuatnya Palangkaraya sebagai calon kuat Ibu Kota Pemerintahan RI yang baru.

Baca: Bujukan Anang Agar Aurel Hermansyah Berpacaran dengan Verrell Bramasta Diungkap Ashanty

Baca: Fakta Pilu di Balik Foto Istri SBY, Ani Yudhoyono yang Ditemani Annisa Pohan Saat Buka Puasa

Baca: Pertemuan Syahrini dan Luna Maya di Panggung yang Sama Akan Terjadi, Fan Istri Reino Barack Bereaksi

"Ya, memang ada beberapa orang yang menelepon saya, bahkan datang, dari Surabaya dari Jakarta dari Sumatera dari Semarang yang menanyakan tentang harga lahan yang saya miliki. Banyaknya tawaran tersebut setelah mencuatnya Palangkaraya sebagai calon kuat ibu kota RI," ujar anggota DPRD Kalteng.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo saat bertandang ke Kalimantan Tengah untuk melihat lokas, mengatakan akan ada turun tim pengkajian kembali ke lokasi yang dicadangkan tersebut.

"Saya belum mengambil kepututusan tempatnya, karena semua perlu pengkajian dan diskusi lagi," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id /Faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved