Tajuk

Harapan (Memajukan) Banua

Meski tergolong baru di Senayan, namun lima wajah baru itu memang bukan orang sembarangan. Mereka memiliki reputasi dan sudah kadung terkenal di Banua

Harapan (Memajukan) Banua
KOMPAS/PRIYOMBODO
Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MEMBACA BPost edisi Minggu (12/5/2019) tentang adanya lima wajah baru yang mewakili banua ke Senayan atau menjadi anggota DPR RI ada rasa bangga. Ada pula harapan baru yang muncul mengiringi langkah wakil-wakil banua ke Senayang tersebut.

Ya, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu 2019, yang selesai digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan, Sabtu (11/5) dini hari, memunculkan banyak nama baru.

Meski tergolong baru di Senayan, namun lima wajah baru itu memang bukan orang sembarangan. Mereka memiliki reputasi dan sudah kadung terkenal di Banua.

Semisal ada nama Sultan Khairul Saleh yang sebelumnya menjabat sebagai bupati Banjar periode 2005-2010 dan 2010-2015. Selai itu ada pula nama Rifqinizamy Karsayuda yang pernah menjadi dosen di ULM.

Wajah baru ini bersama-sama melenggang ke Senayan usai mengikuti kontestasi Pemilu Legislatif yang dilaksanakan 17 April 2019 kemarin.

Sama halnya usai Pemilu Legislatif 2014 kemarin, berjuta harapan warga Banua terhadap mereka yang mewakili Banua di Senayan kembali muncul. Masyarakat mengharapkan para wakil Banua ini bisa lebih menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat Banua. Tidak lain agar Provinsi Kaliman Selatan bisa lebih maju dari sekarang dan diperhitungkan di tingkat nasional.

Seperti kita ketahui, banyak persoalan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat banua di semua sektor. Mulai dari perekonomian, lingkungan dan lain sebagainya yang dihadapkan bisa diperjuangkan oleh mereka-mereka yang duduk sebagai Anggota DPR RI periode 2019-2024 ini.

Sejatinya itu lah yang harus diperjuangkan oleh mereka yang melenggang ke Senayan tersebut. Sebab, suara yang diberikan masyarakat pada Pemilu Legislatif kemarin bukan lah tanpa dasar. Masyarakat tentu memberikan suaranya kepada mereka yang benar-benar menjadi pilihan masyarakat sesuai dengan visi dan misi para caleg.
Artinya, masyarakat memilih berdasar visi dan misi para caleg tersebut dan dirasa pas bagi para pemilih.

Yang diharapkan masyarakat dalam lima tahun ke depan adalah kinerja wakil mereka harus difokuskan pada sejumlah permasalahan dan persoalan yang berdampak besar di masyarakat. Permasalahan tersebut antara lain kemiskinan dan kesejahteraan sosial.

Sebagai seorang yang mewakili masyarakat atau konstituen, sebagai pemimpin dan penjabat publik seharusnya mereka (anggota dewan) memprioritaskan masyarakat yang memilih mereka dan konstituen. Anggota dewan diharapkan jangan hanya memikirkan diri sendiri.

Kalau sudah jadi anggota DPR harus berpikir untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan sendiri. Selamat terpilih dan semoga amanah. (*)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved