Pilpres 2019

Sekitar 500 Orang Meninggal, Kemenkes Sebut 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS

Kementerian Kesehatan menemukan 13 jenis penyakit penyebab meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di 15 provinsi.

Sekitar 500 Orang Meninggal, Kemenkes Sebut 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS
Dari KPU Kalsel Untuk BPOST
Suasana di rumah duka Petugas KPPS M Rizaldi, Sabtu (27/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Hingga hari ini, jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal sudah sekitar 500 orang. Apa penyebab kematian KPPS tersebut masih belum terungkap secara jelas.

Dilansir dari Kompas.com, Kementerian Kesehatan menemukan 13 jenis penyakit penyebab meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di 15 provinsi.

Seperti dikutip Antara, Minggu (12/5/2019), 13 penyakit tersebut adalah infarct myocard, gagal jantung, koma hepatikum, stroke, respiratory failure, hipertensi emergency, meningitis, sepsis, asma, diabetes melitus, gagal ginjal, TBC, dan kegagalan multiorgan.

Selain disebabkan 13 jenis penyakit itu, ada pula kejadian meninggal petugas KPPS karena kecelakaan.

Sebelumnya, pihak Kemenkes melakukan investigasi atas kasus tersebut.

Baca: Ketua KPPS Ini Sebut Penyebab Banyaknya Petugas TPS Meninggal, Kurang Tidur, Dehidrasi & Stres

Baca: Mulan Jameela Sebut Soal Kopi Sianida Saat Istri Ahmad Dhani Komentari Petugas KPPS Meninggal Dunia

Baca: Dalam Sehari, Dua Petugas KPPS Kecamatan Ngabang Meninggal Dunia, 3 Hari Dirawat di RS

Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan di 15 provinsi, kebanyakan petugas KPPS yang meninggal di rentang usia 50-59 tahun.

Jumlah korban meninggal di DKI Jakarta 22 jiwa, Jawa Barat 131 jiwa, Jawa Tengah 44 jiwa, Jawa Timur 60 jiwa, Banten 16 jiwa, Bengkulu tujuh jiwa, Kepulauan Riau tiga jiwa, Bali dua jiwa, Kalimantan Selatan delapan jiwa.

Kemudian, Kalimantan Tengah tiga jiwa, Kalimantan Timur tujuh jiwa, Sulawesi Tenggara enam jiwa, Gorontalo tidak ada, Kalimantan Selatan 66 jiwa, dan Sulawesi Utara dua jiwa.

Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi mengatakan, perlu dievaluasi soal padatnya tugas petugas KPPS.

“Nantinya kita akan bahas bersama KPU untuk perencanaan pemilu mendatang,” kata dia.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved