Berita Regional

Dua Guru Terjaring OTT Satgas Antipungli Polres Gowa, Diduga Pungli Syarat Kenaikan Pangkat

Keduanya kedapatan melakukan pungli dengan membuka jasa pembuatan penelitian tindakan kelas dan penelitian kinerja guru sebagai syarat naik pangkat.

Dua Guru Terjaring OTT Satgas Antipungli Polres Gowa, Diduga Pungli Syarat Kenaikan Pangkat
Banjarmasinpost.co.id/Ibrahim Ashabirin
Tim saber pungli Tapin saat di kantor Disdukcapil Tapin, Rabu (190/5/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, GOWA – Kedapatan melakukan pungutan liar (pungli), dua guru berinisal AJ (23) yang berstatus PNS dan HSW (37) berstatus guru honorer terjaring operasi tangkap tangan ( OTT) Polres Gowa. Kedua guru tersebut mengajar di salah satu SMK di Kabupaten Gowa.

Dilansir dari Kompas.com, keduanya diduga melakukan pungli dengan membuka jasa pembuatan penelitian tindakan kelas dan penelitian kinerja guru sebagai syarat kenaikan pangkat bagi guru

Penangkapan dilakukan saat kedua guru tersebut sedang beraksi, Jumat (10/5/2019).

“Polres Gowa bekerja sama dengan pihak Disdikbud Provinsi Sulsel berhasil melakukan OTT terhadap dua oknum guru. Keduanya diduga melakukan tindakan mencari uang dengan membuka jasa membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dan PKG (Penelitian Kinerja Guru) sebagai syarat kenaikan pangkat bagi guru, sesuai dengan Permendiknas tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru,” terang kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, saat menggelar konferensi pers di pelataran Mapolres Gowa, Rabu (15/5/2019) sore.

Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Disdikbud Sulsel Irman Yasin Limpo didampingi Ketua IGI Pusat Ramli Rahim, dan Sekretaris PGRI Kabupaten Gowa, Imanuddin.

Baca: Petugas Gabungan Turun ke Sejumlah Pasar Wadai di Amuntai, Hasilnya Tak Ditemukan Bahan Berbahaya

OTT ini berawal dari adanya laporan seorang guru berinisial WS yang ditawarkan untuk menggunakan jasa pembuatan PTK dan PKG oleh kedua pelaku.

WS merasa keberatan dengan permintaan dana yang diajukan kedua guru itu untuk memperoleh PTK dan PKG. WS kemudian melaporkan hal itu ke Disdikbud Provinsi Sulsel yang kemudian bekerja sama dengan Polres Gowa.

Baca juga: 16 Orang Terjaring OTT Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS di Langkat

Kedua guru ini sudah beberapa kali melakukan pemberian jasa pembuatan PTK dan PKG kepada sejumlah guru yang ingin naik pangkat, dengan mengutip dana uang Rp 2 juta per guru.

Keduanya mengaku telah menerima orderan jasa dari beberapa guru. 

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved