Berita Kalteng

Ketua NU Kalteng Imbau Umat Muslim Tak Terpancing 'People Power'

Adanya rencana melakukan aksi gerakan massa people power terkait hasil pemilu presiden dan wakil presiden serta Pemilu Legislatif mendapat tanggapan

Ketua NU Kalteng Imbau Umat Muslim Tak Terpancing 'People Power'
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Ketua NU Kalteng, H Wahyudi F Dirun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Adanya rencana melakukan aksi gerakan massa people power terkait hasil pemilu presiden dan wakil presiden serta Pemilu Legislatif mendapat tanggapan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Tengah, H Wahyudi F Dirun.

Rencana aksi people power yang akan dilakukan oleh kubu Capres Prabowo untuk memprotes berbagai permasalahan dalam pemilu yang lalu, dinilainya sebagai tindakan yang inkonstitusional atau tidak sesuai dengan undang-undang.

Menurut dia, cara melakukan people power yang akan dilakukan oleh kubu Capres Prabowo tersebut dinilainya sebagai tindakan yang sangat rawan untuk stabilitas keamanan sehingga dia mengimbau kepada warga Nahdiyin di Kalteng agar tidak terpancing dengan isu tersebut.

"Mari kita bisa menerima apapun nantinya hasil pemilu dalam rapat pleno KPU RI yang akan dilakukan tanggal 22 Mei 2019 mendatang, kita kembali bersama-sama membangun negara ini dengan aturan yang telah ditetapkan berdasarkan konstitusi," ujarnya.

Baca: Sugeng Ukir Namanya di Kaki Wanita yang Dimutilasi, Ini Sketsa Wajah Korban, Ayo Siapa Yang Kenal!

Baca: 4 Tempat Wisata Terkenal dui Dunia Ini Ternyata Menyimpan Banyak Mayat dan Tengkorak Manusia

Baca: Aurel Hermansyah Rogoh Kocek Puluhan Juta Cuma Untuk Hadiri Bukber, Lihat yang Dipakai Anak KD Ini

Wahyudi juga menyarankan, jika ada terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pileg yang lalu , sudah ada aturannya , yang merasa di rugikan bisa melakukan gugatan ke lembaga terkait dalam penyelenggaraan pemilu seperti Bawaslu.

Sementara itu, pantauan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Kamis (16/5/2019) masih kondusif. Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kantor Bawaslu Kalimantan Tengah, dijaga sejumlah polisi lengkap dengan peralatan dan mobil Anti huruhara untuk antispasi keadaan.

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved