Berita Tapin

Patroli Operasi Sikat Intan di Tapin, Polisi Memergoki Pengedar Obat Dextro di Rantau Kiwa Tapin

Pelakunya, Akhmad Maulana (32) warga Kelurahan Bitahan RT 01 RW 02 Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Patroli Operasi Sikat Intan di Tapin, Polisi Memergoki Pengedar Obat Dextro di Rantau Kiwa Tapin
HO/Humas Polres Tapin
Terduga pengedar obat tanpa izin di Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kegiatan Operasi Sikat Intan 2019 yang digelar jajaran Polres Tapin di Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara mengungkap peredaran obat dextro tanpa izin.

Pelakunya, Akhmad Maulana (32) warga Kelurahan Bitahan RT 01 RW 02 Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Akhmad Maulana diduga pengedar obat dextro tanpa izin karena kedapatan menyimpan di jok sepeda motor matik merek Honda Beat biru di Jalan Brigjend Hasan Basri Km 1 Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Rabu (15/5/2019) sekitar pukul 22.30 Wita.

"Pengungkapan kasusnya saat anggota melaksanakan giat Ops sikat Intan mendapat informasi bahwa di TKP ada seseorang yang diduga sedang mengedarkan sediaan farmasi tanpa ijin edar jenis obat dextro.

Baca: Polhut Dishut Kalsel Sikat Pertambangan Ilegal yang Masuk Areal Hutan di Kabupaten Tabalong

Baca: Guru-guru SDN Melayu 5 Banjarmasin Lega, Pemilik Bersedia Memindahkan Lima Anjingnya

Kemudian petugas mendatangi TKP dan mengamankan terlapor, setelah diperiksa ditemukan 160 butir obat jenis dextro. Selanjutnya terlapor dan barang bukti di bawa ke Polres Tapin guna penyidikan lebih lanjut," ujar Paur Humas Polres Tapin, Aipda Puryaji.

Akhmad Maulana terancam berlebaran di Rutan Rantau, karena terancam melanggar pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, jelas Aipda Puryaji. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved