Berita Banjarmasin

BPJS Kesehatan Terapkan Close Payment System untuk Peserta Mandiri yang Didaftarkan Kolektif

Per 1 Mei 2019, pembayaran iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang didaftarkan secara kolektif oleh

BPJS Kesehatan Terapkan Close Payment System untuk Peserta Mandiri yang Didaftarkan Kolektif
BPJS Kesehatan untuk Banjarmasin Post
Petugas di BPJS Kesehatan memberikan pelayanan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Per 1 Mei 2019, pembayaran iuran peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang didaftarkan secara kolektif oleh suatu entitas badan baik Badan Hukum, Donatur Badan Hukum dan Donatur Perorangan menjadi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), dilakukan secara tertutup (close payment system).

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Iqbal Anas Maruf mengungkapkan dengan diterapkannya sistem tersebut, data peserta yang terdaftar akan selalu baru (update) dan diharapkan data tersebut akan selalu sesuai dengan perubahan yang terjadi di masing-masing entitas badan.

Selain itu, kata Iqbal, pembayaran iuran juga sesuai dengan antara jumlah tagihan dengan data peserta terdaftar yang dikirimkan dilaporkan oleh setiap entitas badan kepada BPJS Kesehatan.

Bentuk entitas badan yang dimaksud seperti yayasan, koperasi, lembaga keagamaan lembaga atau badan amal, lembaga pendidikan, badan usaha, badan hukum lain, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta untuk Donatur Perorangan dilakukan melalui program donasi dengan jumlah lebih dari 10 (sepuluh) kartu keluarga.

Baca: Bagaimana Jika Kita Lupa Membaca Niat Puasa pada Ramadhan 1440 H? Ini Penjelasannya

Baca: Bela Steve Emmanuel, Indra Bruggman dan Andi Soraya Bakal Jadi Saksi dalam Kasus Narkoba

Baca: Bukti Kebahagiaan Luna Maya Setelah Move On dari Reino Barack yang Nikahi Syahrini, Ada Pria Lain?

Baca: Hubungan Gading Marten & Sophia Latjuba Direstui Gisella Anastasia Seusai Eks Ariel NOAH Lakukan Ini

"Kebijakan ini kami tetapkan untuk memastikan tidak ada kendala saat peserta membutuhkan pelayanan kesehatan. Misalnya kartu tidak aktif karena entitas badan membayar iuran tidak sesuai dengan yang ditagihkan," ungkapnya, Jumat (17/5/2019).

Pembayaran iuran, kata Iqbal, tidak boleh kurang dan kalau lebih harus sesuai dengan kelipatannya.

BPJS Kesehatan saat ini telah melakukan sosialisasi dan rekonsiliasi data antara BPJS Kesehatan dengan entitas badan.

Iqbal juga mengimbau kepada entitas badan yang belum melakukan rekonsiliasi data untuk segera melakukan rekonsiliasi data dengan menghubungi Kantor Cabang BPJS Kesehatan dimana entitas badan terdaftar.

BPJS Kesehatan membuka akses seluas-luasnya kepada entitas badan terkait rekonsiliasi data.

Sebab, rekonsiliasi data penting untuk menghitung kekurangan atau kelebihan pembayaran iuran sebelum pelaksanaan close payment system.

Selain itu, dengan close payment system terdapat data individual peserta terkini sehingga bisa meningkatkan kualitas dan akurasi data peserta BPJS Kesehatan.

(banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved