Ramadan 2019

Bulan Ramadan di Kalsel jadi Magnet bagi Warga Palestina Mencari Dukungan

Bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan ini juga sangat besar artinya bagi masyarakat di Kalimantan Selatan baik itu bagi para warganya sendiri

Bulan Ramadan di Kalsel jadi Magnet bagi Warga Palestina Mencari Dukungan
istimewa
Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan Dodi Karnida 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan ini juga sangat besar artinya bagi masyarakat di Kalimantan Selatan baik itu bagi para warganya sendiri maupun Warga Negara Asing (WNA).

Ada ada beberapa WNA yang berada dan berkegiatan di wilayah Kalimantan Selatan yaitu WNA pendatang dan merupakan WNA selain para WNA yang memiliki izin tinggal dari Kantor Imigrasi Kalimantan Selatan yaitu Banjarmasin dan Batulicin.

“Kami punya catatan bahwa ada beberapa WNA muslim yang mengisi acara-acara Ramadan di Kalsel khususnya mereka yang datang dari Palestina. Selasa, 14 Mei 2019 di salah satu masjid di Banjarbaru ada seorang WN Palestina yang digandeng Lembaga Sadaqa-Jakarta menjadi imam salat dhuhur dan kemudian menerangkan film tentang kondisi Palestina selama ini sambil menarik simpati jamaah untuk dapat membantu rakyat Palestina," ucap Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan Dodi Karnida, Jumat (17/5).

Kemudian, masih menurut Dodi, Rabu tanggal 22 Mei 2019 nanti ada WN Palestina lain yang bekerja sama dengan Yayasan Daarut Tauhid-Bandung akan menjadi Imam salat Isya dan Taraweh di salah satu masjid di sekitar Pemurus Dalam.

Baca: Menu Sahur Mulan Jameela Saat Ahmad Dhani di Penjara, Ketakutan Ayah Al Ghazali Terungkap

Baca: Perlakuan Syahrini Saat Suapi Reino Barack Disorot, Sikap Teman Luna Maya Itu Kurang Ajar?

Baca: Daftar Kekejaman Pelaku Mutilasi Vera Oktaria, Kasir Indomaret, Jenazah Korban Nyaris Dibakar

Baca: Kesalahan Nagita Slavina yang Bikin Mama Rieta Menangis, Cek Pengakuan Dosa Istri Raffi Ahmad

Sementara di masjid sekitar Kayutangi sejak awal Ramadan sampai hari kemarin yang menjadi imam salat wajib dan tarawih ialah WNA asal Afrika Timur.

"Mereka itu semuanya memiliki izin tinggal yang masih berlaku dan jumlah mereka ini di luar WNA pemegang Izin Tinggal yang dikeluarkan dari Kantor Imigrasi Banjarmasin dan Batulicin,"katanya.

Dikatakannya, kedatangan WNA khususnya WN Palestina pada bulan Ramadaan ini bukan merupakan hal yang aneh karena seingat dia pada tahun yang lalupun ada WN Palestina yang bekerja sama dengan lembaga dakwah di Jakarta, bersafari Ramadan di Kalimantan Selatan dan melakukan silaturahmi ke berbagai tempat.

Jadi bulan Ramadan di sini identik dengan bulan simpatik untuk rakyat Palestina seperti halnya yang dilakukan oleh artis terkenal Melly Goeslaw yang menggelar acara konser kemanusiaan di Banjarmasin pada hari ke-6 Ramadan/tanggal 11 Mei yang lalu bekerja sama dengan dan salah satu WN Palestina serta Gerakan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan.

"Semoga saja kehadiran mereka itu membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa ini, para para WNA tersebut maupun bagi para mitranya yang menjadi penanggungjawab kehadiran mereka di Indonesia," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved