Ramadhan 1440 H

Masak Habang Jadi Obat Rindu Aliansi Mahasiswa Kalimantan saat Buka Bersama di Istana Banjar Jakarta

Aliansi Mahasiswa Kalimantan yang merupakan gabungan dari Persatuan Mahasiswa Kalsel di Jakarta menggelar buka bersama

Masak Habang Jadi Obat Rindu Aliansi Mahasiswa Kalimantan saat Buka Bersama di Istana Banjar Jakarta
Aliansi Mahasiswa Kalimantan
Aliansi Mahasiswa Kalimantan yang merupakan gabungan dari Persatuan Mahasiswa Kalsel di Jakarta (PMKS Jakarta), AMKS Jakarta, Ikmapa (Palangka Raya) Tangsel, dan Imka Jaya (Kalteng) menggelar buka bersama dan tadarus untuk Borneo di Istana Banjar, Ciputat, Jakarta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aliansi Mahasiswa Kalimantan yang merupakan gabungan dari Persatuan Mahasiswa Kalsel di Jakarta (PMKS Jakarta), AMKS Jakarta, Ikmapa (Palangkaraya) Tangsel, dan Imka Jaya (Kalteng) menggelar buka bersama dan tadarus untuk Borneo di Istana Banjar, Ciputat, Jakarta.

Buka puasa bersama serta ramah tamah antar aktivis pemuda Banua di Jakarta ini juga diisi kegiatan diskusi bertema Menyongsong Ibukota baru; Palangkaraya dan Tanahbumbu.

Suasana Banjar makin terasa kental karena ada menu santapan berbuka masak Habang. Semakin menambahkan keakraban para tamu undangan dan mengobati kerinduan akan masakan Banjar yang sulit didapatkan di ibukota.

Suasana berbuka ala Banjar semakin khidmat dengan dilantunkan dzikir dan tahlil sebelum berbuka. Pada kegiatan itu, selain para mahasiswa, hadir juga Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Jakarta. Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penyampaian tugas dan fungsi oleh Perwakilan Pemprov Kalsel di Jakarta dengan para mahasiswa Kalimantan.

Selepas berbuka dan salat Maghrib berjamaah, diskusi isu pemindahan ibukota pun dimulai, masing-masing mahasiswa antusias dan saling berargumen.

Baca: Hasil Persela Lamongan vs Madura United di Liga 1 2019, Skor 1-3 di Babak Pertama, Gol Indah Rakic!

Baca: NEWSVIDEO - Wakar di Komplek HKSN Ditemukan Tewas Dalam Pos Jaga, Sempat Pamit Ingin Gantung Diri

Baca: Sempat Menikah Ulang, Tata Janeeta Kembali Gugat Mehdi Zati, Teman Maia Tak Hadiri Sidang

Baca: Jadwal Imsak & Azan Subuh 13 Ramadhan 1440 H Sabtu (18/5) di Jakarta, Surabaya, Bandung & Yogyakarta

Ketua Panitia, Muqsith Iqbal mengharapkan kegiatan ini bisa memancing diskursus anak muda Kalimantan peduli terhadap isu-isu daerah.

“Isu pemindahan ibukota ini sangat serius, karena ini bukan tentang penerimaan atau penolakan anak muda Kalimantan terhadap pemindahan ibukota, ini tentang seberapa serius anak-anak muda mengkaji dan peduli terhadap daerahnya. Diskursus ini harus kita rawat dan konsisten mengawal kepentingan daerah,"Ujar mahasiswa asal Purukcahu, Kalteng ini.

Pada diskusi tersebut, Ketua Persatuan Mahasiswa Kalsel Jakarta, M. Luthfi Ramadhan mempertanyakan keseriusan pemerintah pusat dalam isu pemindahan ibukota.

“Sejak era Soekarno sampai era presiden selanjutnya, wacana ini selalu muncul. Tapi eksekusinya nol besar! Kita tantang presiden Jokowi untuk segera melakukan eksekusi dan segera mendiskusikan dengan DPR. Segera dikaji Efek negatifnya buat warga lokal, jangan sampai merugikan warga lokal," tegas mahasiswa Ilmu Politik UIN Jakarta yang juga asli Tanah Bumbu ini.

Sedangkan M Zubairi, Fasilitator dan ketua Asrama mahasiswa Kalimantan Selatan (AMKS Jakarta), lebih menyoroti efek sosial dari pemindahan ibukota ini, seperti penghilangan identitas Kalimantan, dan konflik sosial antar suku .

“Pemerintah harus mengkaji lebih efek-efek sosial yang diakibatkan, jangan hanya memandang dari kepentingan pemerintah atau elite, pergeseran budaya dan konflik sosial harus bisa digaransikan tidak akan terjadi baru kita terima ibukota” Jelas Mahasiswa yang juga aktivis HMI ini.

Diskusi Aliansi Mahasiswa Kalimantan berjalan sangat dinamis dan diakhiri dengan doa dan tarawih bersama untuk kebaikan Borneo. Nantinya diskusi tentang ibukota ini akan terus berlanjut konsisten, dan mengawal kepentingan daerah dari pusat ibukota Jakarta.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved