Ramadhan 1440 H

Menu Ramadhan 1440 H, Ketupat Balamak Jadi Sajian Khas Pasar Ramadhan di HSS, Ada 4 Varian Sambelnya

Ini menu khas di Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, atau versi lain dari penyajian ketupat Kandangan.

Menu Ramadhan 1440 H, Ketupat Balamak Jadi Sajian Khas Pasar Ramadhan di HSS, Ada 4 Varian Sambelnya
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Pengunjung pasar Ramadhan Kandangan, HSS membeli ketupat balamak di salah satu tenda, Jumat (17/5/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pernah menyantap katupat balamak (ketupat yang direbus dengan santan)?

Ini menu khas di Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, atau versi lain dari penyajian ketupat Kandangan.

Di Pasar Ramadhan Kandangan, makanan ini salah satu yang banyak dijual pedagang.

Ketupat Balamak, disajikan dengan beberapa jenis bumbu. Ada sambel sate, sambel kacang tanah, sambel kacang nagara, dan sambel terasi plus kelapa campur ebi (udang kering).

Jadi ada empat pilihan sambel bumbunya, dan terserah pembeli memilih sesuai selera masing-masing. Ketupat Balamak, biasanya juga disantap dengan telur bebek asin. Salah satu pedagang ketupat Balamak di Pasar Ramadan Kandangan mengatakan, tiap hari membuat 200-an biji ketupat selama Ramadhan.

"Alhamdulillah selalu terjual habis. Banyak pengunjung dari luar daerah yang membeli dalam jumlah banyak,"kata pedagang tersebut kepadabanjarmasinpost.co.id Jumat (17/5/2019).

Baca: Menu Sahur Mulan Jameela Saat Ahmad Dhani di Penjara, Ketakutan Ayah Al Ghazali Terungkap

Baca: Daftar Menu Sahur Praktis Khusus Anak Kos, Makanan Murah dan Mudah di Ramadhan 1440 H

Baca: Doa 10 Hari Kedua Ramadhan 1440 H dan 3 Waktu Mustajab Berdoa Pada Ramadhan 2019

Menurutnya, ketupat Balamak memang jarang di jual di rumah-rumah makan seperti halnya ketupat berkuah santan plus lauk ikan gabus, sehingga tak banyak yang tahu kuliner versi lain penyajian ketupat di Bumi Antaludin ini.

Di hari biasa, kebanyakan di jual di warung-warung kecil tertentu atau di pasar subuh. Sedangkan di bulan Ramadhan justru lebih banyak dijual para pedagang, sehingga dengan mudah ditemukan di stan-stan.

Adapun harga ketupat balamak, jauh lebih murah ketimbang ketupat kuah santan. Jika satu porsi berisi tiga biji ketupat berkuah santan plus ikan gabus harganya Rp 15 ribu sampai Rp 17 ribu di rumah makan, ketupat balamak dijual per biji, yaitu Rp 1000 perbiji.

Namun, untuk sambel bumbu pelengkap menyantap ketupatnya dijual terpisah, yaitu Rp 1000 per bungkus. Jika tambah telur bebek asin, Rp 5000 per butir telurnya."Kalau saya suka pakai sambel sate plus sambel kacang

Sementara, Mariana, pembuat Ketupat dari Desa Kalian, Kandangan mengatakan, selama Ramadhan permintaan ketupat balamak meningkat. Mereka, para pedagang dan pemilik warung menjualnya ke Pasar Ramadhan.

"Pesanan bakal bertambah lagi menjelang lebaran idul fitri. Biasanya kami kewalahan memenuhi permintaan para pedagang yang memasarkan ke konsumen," kata Mariana yang juga memiliki usaha membuat kurung ketupat puluhan tahun.

Khusus untuk ketupat balamak, menurutnya membuatnya cukup mudah, karena komposisinya hanya beras yang dimasukkan dalam ketupat, direbus dengan santan dan diberi garam.

"Tapi proses sampai menjadi ketupat memerlukan warku lebih satu jam. Jadi memerlukan kayu bakar yang cukup banyak,"katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved