Kriminalitas Regional

Bupati Nonaktif Bekasi Neneng Hassanah Melahirkan di Rutan, Begini Aturan Bayi Bisa Ikut di Tahanan

Neneng melahirkan anak keempatnya itu dalam proses persidangannya sebagai terdakwa kasus suap perizinan pembangunan Meikarta.

Bupati Nonaktif Bekasi Neneng Hassanah Melahirkan di Rutan, Begini Aturan Bayi Bisa Ikut di Tahanan
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.Dhemas Reviyanto
Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/10/2018). KPK resmi menahan Neneng Hassanah Yasin terkait kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNG - Kepala Rutan Perempuan Bandung Lilis Yuaningsih mengatakan Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hassanah Yasin belum menyampaikan rencana perawatan bayinya yang baru lahir pada 19 April 2019.

Neneng melahirkan anak keempatnya itu dalam proses persidangannya sebagai terdakwa kasus suap perizinan pembangunan Meikarta.

Selama menjalani proses persidangan, dia mendekam di Rutan Perempuan Bandung, Jawa Barat.

Menurut Lilis, saat ini, bayi Neneng dalam kondisi sehat di Poliklinik.

“Beliau belum cerita,” kata Lilis dalam pesan singkatnya, Jumat (17/5/2019).

Namun, bagaimana ketentuan sebenarnya?

Baca: Bikin Pernyataan Kontroversial Berujung di Kantor Polisi, Ini Fakta-fakta Dokter Ani Hasibuan

Baca: Live Streaming MotoGP Prancis 2019 Sabtu (18/5) Latihan Bebas 3 dan Kualifikasi, Marquez Positif

Baca: Live Streaming Indosiar, Prediksi Pemain Persib Bandung vs Persipura Shopee Liga 1 2019 Malam Ini

Lilis mengatakan, sang bayi diperbolehkan tinggal bersama sang ibu di rutan.

Hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 1999 tentang Syarat-syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Wewenang, Tugas, dan Tanggung Jawab Perawatan Tahanan.

“Pasal 28. Itu aturan yang kita pakai kalau anaknya bisa tinggal bersama sampai usia dua tahun,” kata Lilis.

Pasal 28 Ayat 4 menyebutkan, anak dari wanita tahanan yang dibawa ke dalam rutan/cabang rutan atau lapas/cabang lapas diberi makanan dan makanan tambahan sesuai dengan petunjuk dokter paling lama sampai anak berumur dua tahun.

Sementara itu, ayat 5 berbunyi, 'Anak sebagaimana dimaksud dalam Ayat 4 telah berumur dua tahun harus diserahkan kepada bapak atau sanak keluarganya atau pihak lain atas persetujuan ibunya'.

Kini, pihak rutan tinggal menunggu keputusan Neneng.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved